Sebelum Terbang ke Jakarta, Ini Pernyataan Rizieq Shihab

Sebelum Terbang ke Jakarta, Ini Pernyataan Rizieq Shihab

JAKARTA, SENAYANPOST.com  - Rencana kepulangan Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab menjadi perhatian masyarakat Indonesia.

Sejumlah video diunggah pengguna media sosial (medsos) menggambarkan Rizieq Shihab telah kembali terbang ke Indonesia dan dijadwalkan tiba di Tanah Air, Selasa (10/11/2020) pagi ini sekitar pukul 09.00 WIB.

Video yang beredar menunjukkan Rizieq yang sudah 3,5 tahun meninggalkan Indonesia melakukan perpisahan dengan puluhan orang. 

Imam Besar FPI tersebut terlihat bersalaman dengan sejumlah orang, termasuk dua anak sekitar usia 10 tahun yang terlihat bersalaman dan mencium tangan.

"Kita minta maaf kalau selama ini ada kekurangan, ada kesalahan, bukakan pintu maaf sebesar-besarnya. Sampai ketemu di Tanah Air atau kembali ke Mekkah," kata Rizieq Shihab sembari melambaikan tangan ke sejumlah pengantarnya.

Adapun di Tanah Air, video yang dibagikan warganet menunjukkan ada apel siaga penyambutan Rizieq Shihab. Puluhan warga melihat dan sebagian di antaranya terlihat mengabadikan dengan ponsel, pulihan pria berbaju putih seragam laskar pengamanan FPI sedang melakukan apel siaga.

Kepulangan Rizieq Shihab juga diantisipasi Bandara Soekarno Hatta. Plt Manajer Senior Komunikasi Cabang dan Hukum Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Haerul Anwar, mengatakan terus berkoordinasi dengan petugas keamanan terkait kepulangan dia itu agar tidak mengganggu pelayanan publik di Terminal 3 Kedatangan Internasional yang menjadi lokasi penjemputan.

"Pengamanan sepenuhnya oleh polisi dan TNI. Kami hanya memastikan nanti setelah tiba dan selesai melewati proses administrasi maka akan langsung naik kendaraan dan meninggalkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta," katanya.

Sekadar diketahui, hampir 3,5 tahun Rizieq Shihab menetap di Arab Saudi. Dia meninggalkan Indonesia saat kasus dugaan chat pornografinya bersama Firza Husein menyeruak. Saat itu Habib Rizieq ditetapkan tersangka oleh Polda Metro Jaya, kemudian dihentikan atau SP3.

Pada bulan November 2015, Habib Rizieq diadukan Angkatan Muda Siliwangi ke Polda Jawa Barat karena mempelesetkan salam Sunda 'sampurasun'‎‎.

Selain itu, ‎Imam Besar FPI ini juga sempat dijadikan tersangka kasus dugaan penodaan Pancasila. Namun, kasus ini sudah dihentikan oleh Polda Jawa Barat. (Jo)