Hukum

Sebanyak 1.096 Napi yang Kabur di Sulteng Belum Lapor

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Kemenkum HAM meminta agar para napi yang kabur saat gempa dan tsunami di Sulteng untuk segera melapor. Tercatat sebanyak 1.096 napi belum melaporkan diri.

“Saat ini, jumlah narapidana, tahanan yang berada di dalam Lapas, Rutan adalah 204 orang. Penghuni yang melaporkan diri sebanyak 364 orang. Sedangkan yang belum melapor sebanyak, 1.096 orang,” ujar Dirjen Pemasyarakatan (PAS) Kemenkum HAM, Sri Puguh Budi Utami di Jakarta, Senin (8/10/2018).

Sri meminta warga binaan yang belum melapor untuk melaporkan diri. Ada beberapa posko untuk menerima laporan yakni Lapas Palu, LPKA Palu, LPP Palu, Rutan Palu, Rutan Donggala, cabang Rutan Parigi.

“Sekarang data ada di kami. Kami minta Kakanwil (Kepala Kantor Wilayah) umumkan mereka ada di luar melalui RRI, TV, mengimbau kepada mereka untuk segera melaporkan diri,” lanjutnya.

Sri mengatakan selama perbaikan kerusakan lapas/rutan, warga binaan akan ditempatkan di Rutan Palu.

“Harus ada bama (bahan makanan), air kita harus punya, listrik harus ada. Itu syarat minimal,” kata Sri.

Hingga saat ini, pihak Kemenkum HAM masih melakukan perbaikan terhadap bangunan Lapas/Rutan. Tim satgas juga dibentuk untuk melakukan perbaikan-perbaikan.

“Kami telah membentuk tim Satgas Penegakan Hukum dan Layanan Dasar, yang akan melakukan pendampingan, evaluasi, dan bantuan penyelenggaraan layanan dasar di Lapas/Rutan yang terdampak gempa tersebut sampai dengan fungsi Lapas/Rutan berjalan secara utuh kembali,” kata Sri.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close