Nasional

Sayonara Macet, Tol Trans Jawa Bikin Mudik Lancar

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Perjalanan mudik tahun ini kembali menjadi perbincangan warganet. Khususnya di Pulau Jawa yang tiap mudik biasanya penuh dengan cerita drama, kelelahan karena macet dan ungkapan stress selama menempuh perjalanan mudik.

Namun, tahun ini berbeda, banyak warganet di Pulau Jawa yang mudik tahun ini tampak lebih senang. Mudik tak lagi menjadi momok, waktu tempuh belasan bahkan satu hingga dua hari tak lagi terdengar.

Salah seorang pemudik bahkan sempat memposting perjalanan mudik dari Jakarta ke Semarang hanya ditempuh selama 5 jam saja. Wow! Tentu saja itu menjadi menarik seperti mengendar satu rekor baru perjalana darat Jakarta-Semarang.

Hal ini diungkapkan oleh Pengamat Perpajakan Yustinus Prastowo. Ia mengatakan, perjalanan kali ini merupakan perjalanan tercepat dirinya sepanjang mudik ke Semarang. Hanya 6 jam saja bahkan sudah termasuk istirahat sekitar 1 jam di rest area.

“Saya berangkat pukul 05.30 WIB sampai 11.30 WIB, itu sudah termasuk berhenti 1 jam di rest area. Berarti perjalanan 5 jam saja,” ujarnya dikutip dari CNBC Indonesia.

Menurutnya, perjalanan lancar karena tol Trans Jawa yang sudah beroperasi penuh dan juga pengaturan lalu lintas, one way yang diberlakukan oleh Jasa Marga dan korlantas.

“Lancar karena memang di atur one way hari ini, pengaturannya bagus, di jalan tidak kepadatan, lancar,” Yustinus yang juga menjabat sebagai Komisaris Wika Beton.

Sedangkan, tahun lalu, tanpa tol Trans Jawa, perjalanan dari Jakarta ke Semarang ditempuh dalam waktu 15 jam atau 3 kali lipat dari waktu saat ini.

“Tanpa tol, sampai Cirebon aja 8 jam dan kalau sampai Semarang itu 15 jam, karena kemarin kan probelmnya (tol) belum nyambung, masih fungsional untuk Brebes-Semarang jadi perbaikan signifikan,” kata dia.

Selain itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga mencatat memang terjadi penurunan lalu lintas (traffic) di jalan non-tol. Setidaknya di 8 titik pemantauan menurun hingga 70%.

“Terjadi penurunan traffic non-tol baik ke arah Jakarta atau ke luar Jakarta karena semua orang fokus di jalan tol,” kata Ketua Harian Posko Tingkat Nasional Angkatan Lebaran Terpadu Tahun 2019, Sigit Irfansyah, di Gedung Kemenhub, Senin (3/6/2019).

Kemenhub memantau 8 titik diantaranya Merak, Sadang, Balonggandu, Rancaekek, Prupuk, Pejagan, Tegal dan Kendal. Secara umum kondisi jalan non-tol relatif lancar dengan dengan perhitungan volume lalu lintas pada masing-masing lokasi terhitung mulai pukul 20.00-08.00 WIB.

Sigit menambahkan penurunan traffic di jalan non-tol juga tampak dari jumlah kendaraan motor yang masuk dan keluar. Kendaraan bermotor arah masuk sebesar 42.270 atau turun 75,09% jika dibandingkan tahun 2018 sebesar 169.755.

Sementara, untuk arah keluar 135.005 kendaraan mengalami penurunan sebesar 30,10% jika dibandingkan dengan tahun 2018 sebesar 193.149. “Bukan orang yang bergeraknya berkurang. Hanya shifting dari non-tol menjadi ke jalan tol,” tutur Sigit.

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close