Saudi Bekukan Hubungan Perdagangan dengan Kanada

Saudi Bekukan Hubungan Perdagangan dengan Kanada

RIYADH, SENAYANPOST.com – Arab Saudi memutuskan untuk menangguhkan hubungan perdagangan dan investasi baru dengan Kanada usai kementerian luar negeri negara itu mendesak Arab Saudi untuk melepaskan aktivis pembela hak-hak warga sipil yang ditangkap.

Dalam pernyataan resmi kementerian Luar Negeri Arab Saudi yang dilansir Reuters, mereka juga memberikan waktu 24 jam bagi duta besar Kanada untuk meninggalkan negara itu dan memanggil kembali duta besar Saudi di Kanada.

Kementerian Saudi telah diberitahu bahwa kementerian luar negeri Kanada dan kedutaan Kanada mendesak pemerintah Saudi untuk segera membebaskan aktivis hak-hak warga sipil.

Pejabat kementerian luar negeri Kanada belum dapat dimintai keterangan oleh Reuters pada hari Minggu.

Rabu lalu, Human Rights Watch mengatakan Arab Saudi telah menangkap aktivis hak-hak perempuan Samar Badawi dan Nassima al-Sadah. Kedua aktivis ini ditangkap dalam tindakan pemerintah terhadap para aktivis, ulama dan jurnalis. Lebih dari belasan aktivis hak perempuan telah ditargetkan sejak Mei.

Pada hari Jumat (3/8), Kanada mengatakan pihaknya “sangat prihatin” terhadap penangkapan masyarakat sipil dan aktivis hak-hak perempuan di Arab Saudi, termasuk Badawi, saudara perempuan dari blogger pembangkang Raif Badawi.

“Kami mendesak pihak berwenang Saudi untuk segera membebaskan mereka dan semua aktivis hak asasi manusia damai lainnya,” kata Global Affairs Kanada di akun Twitter-nya.

Istri Raif Badawi, Ensaf Haidar tinggal di Kanada dan baru-baru ini menjadi warga negara Kanada.

Sebagian besar dari mereka yang ditangkap berkampanye untuk hak mengemudi wanita dan mengakhiri sistem perwalian laki-laki di negara itu, yang mengharuskan perempuan untuk mendapatkan persetujuan dari kerabat laki-laki untuk keputusan besar.

Pernyataan Saudi mengatakan mereka menegaskan komitmennya untuk menahan diri dari intervensi dalam masalah internal negara lain, termasuk Kanada, dan sebagai gantinya menolak intervensi apapun oleh negara lain dalam urusan dalam negeri dan hubungan internal dengan warganya.

“Setiap langkah lebih lanjut dari pihak Kanada ke arah itu akan dianggap sebagai pengakuan atas hak kami untuk ikut campur dalam urusan domestik Kanada,” kata pernyataan itu, seperti dikutip Reuters.

Kerja sama perdagangan Kanada dan Saudi telah berlangsung lama. Pada tahun 2014, unit produsen senjata AS di Kanada, General Dynamics Corp memenangkan kontrak senilai USD13 miliar untuk membangun kendaraan lapis baja ringan untuk Arab Saudi.

Menurut pemerintah Kanada, kesepakatan tersebut saat itu adalah kemenangan ekspor manufaktur terbesar dalam sejarah Kanada. (WW)