Lintas Daerah

Satpol PP Waspada, Tak Perlu Takut “Dicekik” Pedagang Kuliner Malioboro

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com – Satuan Polisi Pamong Praja Kota Yogyakarta mengancam akan menyeret pedagang kali lima kuliner kawasan Malioboro yang menaikkan harga secara tidak wajar.

“Ada dua PPNS atau Penyidik Pegawai Negeri Sipil yang kami siagakan setiap hari. Jika ada laporan PKL nakal dengan menaikkan harga semena-mena, akan kami proses secepatnya,” kata Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Yogyakarta Hery Eko Prasetyo di Yogyakarta, Kamis (14/6/2018).

Ia menegaskan,  penindakan terhadap PKL nakal tidak hanya dilakukan apabila ada pengaduan dari masyarakat atau wisatawan, tetapi bisa juga dilakukan berdasarkan temuan di lapangan.

Menurut Hery,  petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja yang tergabung dalam Satgas Harga dari Unit Pelaksana Teknis (UPT)  Malioboro akan melakukan pemantauan secara rutin terhadap PKL kuliner di sepanjang Jalan Malioboro.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis Malioboro Ekwanto mengatakan, selain membentuk Satgas Harga, masih ada empat satgas lain yang disiapkan untuk menyambut libur lebaran di kawasan Malioboro.  “Masih ada Satgas Ketertiban Umum, Satgas Parkir, Satgas PKL dan Satgas Kebersihan. Keberadaan satgas ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan, keamanan dan ketertiban di Malioboro selama libur lebaran,” katanya.

Khusus untuk Satgas Harga, lanjut Ekwanto, bertugas untuk memastikan bahwa harga makanan yang tertulis di daftar menu sama dengan harga yang harus dibayar konsumen.

Jika konsumen merasa harga yang diberikan tidak wajar atau tidak sesuai menu, maka bisa menyampaikan aduan ke UPT Malioboro disertai dengan bukti yang jelas. (JS)

KOMENTAR
Lihat selanjutnya
Close