Internasional

Satelit Militer Uni Emirates Arab Hancur dalam Peluncuran

SENAAYANPOST.com – Sebuah penyelidikan dilakukan setelah roket milik Eropa, Vega, gagal usai lepas landas. Kegagalan tersebut menghancurkan satelit pengamatan militer untuk Uni Emirat Arab saat akan ditempatkan di orbit.

Peluncur buatan Italia tersebut, lepas landa dari pangkalan luar angkasa di Kourou, Guyana Prancis. Membawa satelit observasi bumi, FalconEye1, yang bernilai ratusan juta dolar.

Sekitar dua menit penerbangan, pengontrol mulai melaporkan tanda-tanda bahwa ada yang tidak beres, yang terjadi setelah penyalaan tahap kedua. “Lintasannya sangat rusak,” kata seorang pengontrol, seperti dilaporkan¬†Reuters, Jumat (12/7).

Sementara itu, seorang komentator resmi melaporkan hilangnya data telemetri dari roket, yang dioperasikan oleh Arianespace Eropa. Tadinya, peluncuran tersebut memang sempat ditunda hingga dua kali akibat cuaca buruk.

Akibat insiden tersebut, Arianespace kemudian mengkonfirmasi bahwa mereka mengalami anomali besar dan meminta maaf kepada UEA karena kehilangan satelitnya.

“Badan Antariksa Eropa dan Arianespace segera memutuskan untuk menunjuk komisi penyelidikan independen,” kata keduanya dalam pernyataan bersama.

Itu adalah kegagalan pertama roket Vega, yang didanai oleh Badan Antariksa Eropa. Roket Vega diketahui akan menjalankan misi di orbit bumi terendah dan telah melakukan 14 misi peluncuran sebelumnya.

Airanespace mengatakan bahwa investigasi terkait peluncuran roket Vega akan ditangguhkan. Hal ini dilakukan untuk mempersiapkan peluncuran roket berikutnya dengan ukuran yang lebih besar, yaitu Ariane 5.

FalconEeye1 adalah yang pertama dari dua satelit pengintaian militer yang akan diluncurkan untuk angkatan bersenjata UEA tahun ini berdasarkan perjanjian kerja sama antara UEA dan Prancis. Airbus dan Thales Alenia Space, perusahaan kerja sama antara Thales Prancis dan Leonardo Italia, yang membangun satelit FalconEye1, dan nilainya belum diungkapkan secara resmi.

KOMENTAR
Show More
Close