Sandera Terlalu Banyak Bertanya, Pembajak Bus Frustasi

Sandera Terlalu Banyak Bertanya, Pembajak Bus Frustasi
New York Post

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Seorang peserta pelatihan Angkatan Darat membajak sebuah bus yang penuh dengan anak-anak sekolah di South Carolina, Amerika Serikat (AS). Namun, pembajakan itu tidak berlangsung lama dan berakhir karena anak-anak, sandera dalam pembajakan itu terlalu banyak bertanya.

Jovan Collazo, (23 tahun), dari New Jersey kabur dari Pangkalan Militer Fort Jackson pekan lalu. Collazo kemudian membajak sebuah bus penuh berisi siswa sekolah dasar untuk kembali pulang ke rumahnya.

Brigadir Jenderal Milford Beagle mengatakan Collazo memiliki senjata, dan meski tidak memiliki amunisi, para sandera di dalam bus tidak akan mengetahuinya. Namun, para murid SD itu ternyata lebih sulit ditangani dari yang diperkirakan oleh Collazo.

"Anak-anak mulai mengajukan banyak pertanyaan kepada tersangka," kata Sherrif Richland County, Leon Lott, yang menanggapi panggilan tentang pembajakan tersebut.

"Mereka bertanya 'apa Anda akan menyakiti kami?', 'apa Anda tentara?', 'apa Anda sopir bus?', Saya pikir itu menambah rasa frustasinya."

Lott berkata bahwa Collazo kemudian membiarkan anak-anak dan sopir turun dari bus kemudian melanjutkan perjalanan beberapa kilometer lagi.

Dia meninggalkan senjatanya di bus dan pergi ke lingkungan sekitar mencoba untuk mendapatkan tumpangan dan pakaian, sebelum akhirnya ditangkap.

"Anda bisa membayangkan mereka ketakutan setengah mati," kata Lott, afiliasi CBS WLTX melaporkan.

"Saya akan memberikan pujian kepada pengemudi bus, dia tetap tenang. Perhatian utamanya adalah keselamatan anak-anak dan dia melakukan pekerjaannya."

Dia mengatakan bahwa Collazo akan menghadapi lusinan dakwaan, termasuk 19 dakwaan penculikan untuk 18 anak dan pengemudi di dalamnya.