Opini

Sakral dan Khidmat Acara Akikah Cicit dan Cucu Tiga Jenderal

SUASANA sakral dan khidmat melingkupi acara Tasyakuran Akikah cicit pertama Jenderal Purn AM Hendropriyono yang juga cucu pertama Jenderal TNI Andika Perkasa dan Letjen TNI Purn Setyo Sularso yang berlangsung di Dian Istana Club House, Wiyung, Surabaya, Sabtu (9/2/2020). Di kiri-kanan panggung puluhan anak yatim piatu Panti Asuhan Himmatul Ayat dengan busana serba putih dan iringan musik padang pasir menambah suasana religius.

Adalah Dokter Alexander Wiratama Perkasa Hendropriyono, putra KASAD Jenderal Andika Perkasa sekaligus cucu mantan Kepala BIN Jenderal Purn AM Hendropriyono bersama istrinya Dokter Nissa Avina Pilar, putri Letjen Purn Setyo Sularso di kompleks perumahan Dian Istana itu menggelar acara akikah putranya, Arthur Ibrahim Perkasa Hendroriyono.

Dibuka dengan sambutan selamat datang dari Prof AM Hendropriyono mewakili shahibul hajat itu. Buyut sang bayi bertutur ihwal acara Tasyakuran Akikah yang sebenarnya tak dirancang berlebihan dan tidak mengundang banyak orang. Keluarganya hanya ingin melaksanakan sunnah Rasul dengan perhelatan sederhana dengan tamu terbatas.

“bu Khofifah misalnya tidak saya undang secara khusus. Hanya saya lapori saja kalau saya punya hajatan di sini
Alhamdulillah beliau hadir, Demikian pula bapak ibu yang lain semuanya adalah yang dekat di hati saya,” tuturnya.

Tasyakuran Akikah cicit pertama Jenderal Purn AM Hendropriyono yang juga cucu pertama Jenderal TNI Andika Perkasa dan Letjen TNI Purn Setyo Sularso

Usai sambutan singkat itu diteruskan dengan lantunan ayat suci Alquran Surah Ibrahim ayat 7 tetang makna syukur dan Surah Luqman, tamu undangan mendengarkan dengan khusyuk segenap keluarga besar AM Hendropriyono, dan Letjen TNI Purn Setyo Sularso, besan KASAD Andika Perkasa, dan segenap tamu undangan. Surah Luqman itu mengisahkan kondisi bayi saat lahir dan bagaimana mendidik ahlak dan ketauhidan sebagaimana dinasihatkan Luqman kepada anak-anaknya.

Duduk di deretan kursi tamu undangan antara lain Gubernur Jawa Timur Khofifah Indarparawansa, istri Wagub Jatim Arumi Emil Dardak, Pangdam Brawijaya, Jenderal TNI R. Wisnoe Prasetia Boedi, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, Gubernur Akademi TNI AL Laksamana Muda TNI Edi Sucipto, Pangdam Udayana Mayor Jenderal TNI Benny Susianto, Rektor UPN Surabaya Prof Aakhmad Fauzi, para pejabat sipil dan militer, dan kawan-kawan dekat AM Hendropriyono, sang buyut, beserta seluruh keluarga besar kedua kakek-nenek sang bayi.

Penyemprotan wewangian ke kapala sang bayi Arthur Ibrahim dilakukan secara hati-hati oleh sang nenek, Ny Hetty Andika Perkasa, di atas gendongan sang ayah dr Alex didampingi sang ibu dr Nissa Avina Pilar dilanjutkan dengan pemotongan rambut oleh sang buyut AM Hendropriyono, Ibu Taty Hendropriyono, Setyo Sularso, dan Gubernur Khofifah. Tampak tiga jenderal TNI dan ketiga ibu pasangannya menitikkan air mata haru usai pemotongan rambut

Video perjalanan kisah kasih kedua orang tua bayi, dr Alex dan dr Vina saat sama-sama kuliah di Fakultas Kedokteran UGM lalu menikah dan lahirlah buah hati keduanya Arthur tersaji dengan apik di layar lebar. Arthur lahir seminggu yang lalu ketika dua dokter muda itu tengah berjuang menyelesaikan spesialisasi di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya.

Acara belum usai. Kakek sang bayi, Setyo Sularso memyampaikan taushiyah tentang arti kehadiran seorang bayi dan perannya sebagai, walaadun sholihilun yad’ulah yakni kelak menjadi anak saleh yang selalu mendoakan kedua orang tuanya. Sang kakek pun menutup dengan doa pengharapan selamat dunia dan akhirat.

Kebahagiaan pun memancar dari wajah-wajah, buyut, kakek nenek usai acara. Maklum bayi Arthur bagi Pak Hendro dan Bu Taty adalah cicit pertama, bagi Pak Andika-Bu Hetty dan Pak Setyo-Bu Ninuk ini adalah cucu pertama, demikian pula bagi mas Alex dan Mbak Avina sang bayi adalah putra pertama. Jadi serba pertama

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close