Said Aqil Sentil Kiai yang Bilang Vaksin untuk Pembantaian Massal

Said Aqil Sentil Kiai yang Bilang Vaksin untuk Pembantaian Massal
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj. (ANTARA FOTO)

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Ketum PBNU Said Aqil Siraj merasa heran ada beberapa kiai NU yang masih mempercayai kabar bohong bahwa vaksin virus corona (Covid-19) sebagai senjata pembantaian massal.

"Masya Allah saya minta dibantu oleh PKB-lah. Bagaimana menyadarkan kiai, kiai ya. Yang masih nggak percaya dengan Covid-19, nggak percaya vaksin. Suuzdon bahwa vaksin pembantaian massal," tutur Said dalam acara Doa dan Syukur 24 Tahun PKB, Jumat (23/7/2021).

Meski demikian, Said tak membeberkan nama kiai yang tak mempercayai vaksin virus corona tersebut.

Said hanya menilai tindakan tersebut salah dan bisa merugikan NU dan ajaran Islam pada umumnya. 

Ia khawatir masyarakat akan banyak yang menilai bahwa NU tak rasional dan Islam bukan agama yang mengajarkan rasionalitas.

Padahal yang terjadi justru sebaliknya. Said menilai selama ini NU tak berhenti mengingatkan bahaya corona dan menganjurkan vaksin bagi masyarakat.

"Tapi ini kok masih ada beberapa kiai, bukan kiai kecil lagi, bukan [level] Kiai imam musalla, masih nggak percaya covid, nggak percaya vaksin," kata dia dilansir CNN Indonesia.

Melihat hal itu, Said menilai kiai-kiai yang tak percaya virus corona dan vaksin tak percaya dengan iman. Hal itu tentunya sangat berbahaya bagi agama Islam.

"Bahaya bagi agama Islam yang datang dari orang yang membelanya, tapi dengan cara yang enggak benar itu lebih dahsyat bahayanya dari pihak yang memusuhi Islam," katanya.