Ekonomi

Saham Energi Menguat Terdongkrak Lonjakan Harga Minyak

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berujung ke zona merah pada menit-menit akhir perdagangan hari Rabu (27/6/2018). IHSG tergerus -0,65 persen (-39 poin) ke level 5.787.

Market saham Asia bergerak melemah pada sesi sore perdagangan hari Rabu (27/6). Bursa saham China menjadi lokomotif pelemahan di tengah sikap para investor yang mencermati pelemahan yuan di saat terjadi kekhawatiran pada perang dagang.

Dimotori saham-saham bank dan otomotif, Indeks Nikkei 225 di bursa saham Jepang turun 70,23 poin. Tetapi saham-saham energi menguat terdongkrak lonjakan harga minyak. Akan tetapi saham-saham ekspedisi dan transportasi bergerak melemah.

Indeks Kospi di pasar saham Korsel melorot 0,38 persen. Penguatan saham-saham blue chip di sektor tekno gagal mendorong penguatan pasar saham Korsel di tengah pelemahan sektor saham lainnya di antaranya otomotif dan manufaktur.

Harga saham tekno seperti Samsung Electronics dan SK Hynix naik masing-masing 2,02 persen dan 1,07 persen. Sedangkan harga saham unggulan pabrikan baja, Posco tumbang 3,22 persen.

Market saham China melemah setelah Indeks Shanghai berhasil tertekan namun Indeks Shenzhen turun 1,29 persen. Adapun bursa saham Hong Kong menyerah ke zona merah setelah pada sesi pagi sempat di zona positif seiring tekanan pada Indeks Hang Seng.

Sementara Indeks S&P/ASX200 di bursa Australia bergerak stagnan, turun tipis -0,03 persen. Saham sektor energi menguat 1,24 persen seiring kenaikan harga komoditas minyak mentah.
Saham tambang minyak seperti Woodside Petroleum naik 1,39 persen dan Santos naik 2,17 persen.

Sesi trading market saham Asia mixed seiring penguatan tipis bursa saham Wall Street dengan penguatan saham-saham energi yang berkontribusi terhadap kenaikan indeks.

Pada perdagangan awal pekan bursa Wall Street tertekan mengantisipasi kelanjutan kebijakan perdagangan Presiden USA Donald Trump terhadap China.

Saham Wall Street berakhir lebih rendah, Rabu, karena pemerintahan Trump mengirim sinyal variatif pada China, menghidupkan kembali kekhawatiran perang perdagangan antara Washington dan Beijing akan meningkat.

Dow Jones Industrial Average turun 0,68 persen atau 165,52 poin menjadi 24.117,59.

Sementara itu, indeks S&P 500 menyusut 0,86 persen atau 23,43 poin menjadi 2.699,63, sedangkan Indeks Komposit Nasdaq merosot 116,54 poin atau sekitar 1,54 persen menjadi 7.445,08.

Pasar saham Amerika Serikat dibuka menghijau setelah Presiden Donald Trump mundur dari rencana untuk memaksakan pembatasan baru yang agresif pada investasi China di sektor-sektor sensitif dalam mendukung strategi yang memperkuat pengawasan pengambilalihan oleh asing.

Namun investor kemudian terkejut mendengar penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan tindakan yang lebih keras terhadap China masih dipertimbangkan. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close