Features

Saat Menhub Budi Karya Sumadi Dilanda Resah

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengaku selama hampir dua tahun belakangan dirinya dilanda keresahan. Budi mengatakan, masih banyak pekerjaan rumah (PR) Kementerian Perhubungan yang belum terselesaikan.

“Ya cukup banyak yah, tapi ada dua yang memang menjadi saya itu guilty feeling, karena berkaitan dengan masyarakat banyak,” kata Budi Karya di Jakarta, belum lama ini.

Masalah pertama yang membuat dirinya resah adalah mengenai transportasi massal berbasis online, mulai dari roda empat sampai roda dua alias ojek online (ojol).

“Ini saya menjadi PR yang berat karena menyangkut masyarakat banyak baik mereka yang mencari penghidupan maupun yang menggunakan,” ujar dia.

Selanjutnya masalah pelayaran rakyat yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat banyak.

“Oleh karenanya saya menaruh perhatian untuk membuat itu lebih baik dengan langkah-langkah walaupun itu kecil, pasti, saya harapkan ini dapat menginspirasi masyarakat banyak,” tambah dia.

Sedangkan mengenai pungutan liar (pungli), mantan Dirut PT Angkasa Pura II ini mengungkapkan masalah tersebut belum bisa dibereskan.

“Pungli harus saya nyatakan belum beres, tetapi signifikan sudah melakukan langkah-langkah yang berarti, dan baik itu menerapkan penegakan hukum, maupun manajemen SDM yang ada,” ungkap dia.

Lebih lanjut Budi menyampaikan, sikap senioritas dalam organisasi kepegawaian di Kementerian Perhubungan pun tidak memberikan jaminan pada karirnya. Menurut Budi, yang memiliki dedikasi, semangat kerja, integritas tinggi lebih diprioritaskan mengemban suatu jabatan.

“Karena dengan itu ada suatu kehendak saya mereka akan menularkan kegiatan mereka ke eselon dan lebih bawah. Saya katakan berkali-kali kita tidak mentolelir lagi kegiatan-kegiatan yang mengandung risiko anda tidak governance, risikonya anda harus berhenti dari pekerjaan ini, atau dengan risiko yang lain,” tutup dia.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close