Opini

Saat Megawati Dilarang Bergaul dengan Hendropriyono

MUNGKIN belum ada yang mengetahui bahwa Megawati Soekarnoputri pernah dilarang bergaul dengan AM Hendropriyono. Ya itu pengakuan jujur mantan Presiden RI itu di Hotel Dharmawangsa Jakarta, Jumat malam (21/2/2010) .

“Saya waktu itu minta izin kakak saya Mas Guntur untuk berkenalan dengan Mas Edo, kakak saya melarang. Hendropriyono itu kan pentolannya Geng Roxi,” kata Bu Mega menirukan ucapan Guntur Soekarnoputra yang disambut riuh gelak tawa ratusan di hotel di kawasan Jakarta Selatan itu.

Mengapa tiba-tiba Megawati mengungkapkan ihwal Hendropriyono? Malam itu Bu Mega yang juga sahabat karib Pak Hendro didaulat MC Dali Tahir untuk memberi sambutan sekaligus menutup acara peringatan 50 tahun perkawinan AM Hendropriyono dan Taty Hendropriyono.

Tentu Mas Edo yang dimaksud Megawati adalah Hendropriyono muda sebelum malang melintang di kemiliteran. Waktu itu Hendropriyono masih tinggal di bilangan Roxy, Jakarta Pusat.

Selain Megawati hadir pula sejumlah tokoh dari berbagai kalangan, antara lain Try Sutrisno, Jusuf Kalla, Prabowo Subianto, Terawan Agus Putranto, Agung Firman. Yuyu Sutisna, Agum Gumelar, Luhut Panjaitan, Wismoyo Arismunandar, Chairul Tanjung, Puan Maharani, Osman Sapta Odang, Cheppy Hakim, Satria Tubagus, Tommy Winata, Aguan, Prof Djoko Suryo. Prof Komariah, Basuki Tjahaja Purnama, sejumlah guru besar UGM dan STHM Jakarta, GBPH Prabukusumo, Jenderal Andika Perkasa, sang menantu, dan para sahabat dekat serta keluarga besar AM Hendropriyono.

Ulang tahun perkawinan emas pasangan Pak Hendro-Bu Taty itu memang dikemas sangat sederhana. Hanya ada dua sambutan singkat, dari Diaz Hendropriyono, mewakili keluarga dan Megawati Soekarnoputri sebagai sahabat. AM Hendropriyono adalah Kepala BIN saat Megawati menjabat Presiden. Sementara sang shahibul hajat sama sekali tak menyampaikan sambutan. Pak Hendro terlihat sibuk menerima ucapan selamat dari para tamu.

Acara diisi dengan pemutaran video kilas balik perjalanan Pak Hendro-Bu Taty sejak perkawinan 21 Februari 1970 selama 50 tahun, lawak Tarsan dkk dan paduan suara HCI yang menyanyikan beberapa lagu ciptaan AM Hendropriyono.Tembakan “meriam kertas” menandai puncak peringatan Kawin Emas.

Perkawinan emas ini terasa istimewa karena beberapa hari sebelumnya lahir cicit pertama Pak Hendro bayi mungil yang diberi nama Arthur Ibrahim Perkasa Hendropriyono. Arthur adalah putra pertama pasangan Dokter Alexander Akbar Wiatama Perkasa dan Dokter Nissa Avina, putra pertama dan menantu Jenderal TNI Andika Perkasa dan Hetty Hedropriyono.

Suasana suka cita juga tergurat dari wajah-wajah putra putri Pak Hendro-Bu Taty, yakni Hetty Andika Perkasa, Ronny Halilintar dan Diaz Malik bersama pasangan dengan masing-masing keluarganya yang hadir lengkap.

Sementara itu di sepanjang jalan di seputar Hotel Dharmawangsa berjajar ratusan bunga papan ucapan selamat. Ratusan mobil pembawa tamu membuat jalanan di kawasan hotel penuh sesak.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close