Infotainment

Saat Antonio Banderas Berjibaku Jadi Picasso

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Ternyata tak mudah memerankan Pablo Picasso. Apa yang dialami Antonio Banderas menggambarkan butuh perjuangan ekstra agar bisa menjadi seperti sang seniman itu.

Banderas merasakan susahnya menjadi Pablo Picasso, bukan susah menciptakan karya-karya masterpiece seperti Picasso, namun bagaiman berjibaku dengan riasan wajah untuk menjadi Picasso di serial televisi tentang sang pelukis, Genius.

Setiap pagi di hari syuting, aktor 57 tahun itu harus bangun dini hari, sebelum para kru.

“Saya akan dijemput pukul 2.30 pagi dan bersiap untuk dirias pada pukul 3, yang akan makan waktu 5,5 jam. Saya harus syuting selama 10 jam,” cerita bintang The Mask of Zorro itu.

Namun Banderas rela melakukan itu karena ia sendiri terinspirasi oleh sang seniman. Mereka berasal dari daerah yang sama di Malaga. Rumah mereka bahkan tak berjarak jauh. Saat masih kecil, ibunya selalu mengajaknya melewati rumah Picasso dalam perjalanannya ke sekolah.

“[Jaraknya] hanya empat sampai lima blok dari tempat kami tinggal,” tuturnya.

Untuk serial yang dibintanginya, Banderas pun mendapat kesempatan mengunjunginya lagi. Ia juga berkunjung ke tempat sang maestro dilahirkan. “Kami mengambil gambar adegan lahirnya Picasso di tempat yang sama di mana dia dilahirkan,” kata Banderas membanggakan.

Ia juga sangat bangga karena keterlibatannya dalam serial itu didukung oleh putri Picasso, Paloma Picasso. Mereka pernah bertemu untuk makan siang di Los Angeles, bertahun-tahun lalu saat Banderas pertama merintis karier di Amerika dan belum bisa berbahasa Inggris.

Mereka pun berbincang dengan bahasa Spanyol. Saat itulah Paloma memejamkan matanya.

“Jadi saya bertanya, ‘Kau lelah?’ Dia bilang, ‘Ketika saya menutup mata, saya seperti bisa melihat ayah saya. Ayah saya tidak pernah kehilangan aksen Spanyol itu,'” ceritanya.

Banderas memutuskan akhirnya menerima tawaran menjadi Picasso, setelah berkali-kali menolaknya. Ia merasa tidak bisa dibandingkan dengan seniman terpenting abad 20 itu.

“Seseorang seperti Picasso, tak peduli sebaik apa pun kau memerankannya, kau tetap akan menghadapi kritik,” kata Banderas beberapa waktu lalu, seperti dikutip dari AFP. (MU)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close