RUU Perlindungan Data Pribadi Sangat Mendesak

RUU Perlindungan Data Pribadi Sangat Mendesak

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani menilai dengan semakin banyaknya muncul kasus kebocoran data masyarakat, maka Rancangan Undang-undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) sudah sangat krusial untuk diselesaikan saat ini.

Christina Aryani menilai, RUU PDP telah berkembang menjadi persoalan kebutuhan hukum, selain isu kerja sama pembangunan pusat data nasional dengan asing.

“Undang-undang ITE, ternyata implementasi atau penegakan hukumnya belum maksimal. Oleh karena itu kasus-kasus (kebocoran data) ini terus berulang terjadi,” kata Aryani, di Jakarta, Kamis (6/8/2020).

Politisi Fraksi Partai Golkar ini mengungkapkan, Komisi I DPR terus melakukan pembahasan maraton untuk segera menyelesaikan RUU PDP tersebut, guna menjawab seluruh keresahan masyarakat selama ini.

Aryani menegaskan, di dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas, target dari RUU PDP ini harus segera selesai pada Oktober tahun ini.

“Jadi sepertinya sejauh ini pemahamannya sama yakni bahwa Indonesia membutuhkan legislatif primer terkait perlindungan data,” pungkasnya. (Jo)