Hukum

Rusuh Mako Brimob, 5 Polisi dan 1 Napi Terorisme Tewas

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Pihak kepolisian mengkonfirmasi bahwa ada enam korban meninggal dunia dalam kerusuhan di Mako Brimob. Lima orang polisi gugur dan 1 napi teroris tewas.

“Bahwa dalam insiden ini memakan korban jiwa. Ada 5 rekan kami gugur dalam peristiwa ini dan 1 dari mereka (napi teroris) kita lakukan upaya kepolisian,” jelas Karopenmas Polri Brigjen M Iqbal, di Mako Brimob, Rabu (9/5/2018).

Lima polisi yang tewas yakni anggota Densus 88. Keenamnya tewas setelah terlibat kericuhan pada Selasa (8/5) malam. Lima anggota Densus 88 yang tewas diketahui juga sempat disandera oleh napi teroris.

Menurut informasi yang dihimpun, berikut adalah identitas mereka yang tewas dalam kerusuhan:

1. Bripda WY
2. Bripda SF
3. Ipda R
4. Bripka D
5. Briptu F
6. Beni Samsu Trisno alias Abu Ibrohim (napi teroris).

Beni Samsu Trisno alias Abu Ibrohim ditangkap di Pekanbaru pada 24 Oktober 2017.

Ia ditangkap karena menjadi peserta latihan kelompok teroris JAD di Bukit Gema, Riau, latihan menembak di Jambi, serta turut merencanakan teror dengan menyerang kantor polisi di

Hingga pukul 14.00 WIB, Rutan Mako Brimob masih dikuasai oleh napi terorisme. Polisi masih bernegosiasi dengan mereka agar tak ada lagi korban jiwa.

Karopenmas Polri Brigjen Iqbal sebelumnya mengatakan, insiden ini bermula dari permasalahan makanan.

“Ada isu-isu yang beredar di media-media sosial dan lain-lain, itu tidak benar. Ini dipicu hal-hal sepele, yaitu makanan, sehingga terjadi insiden seperti itu,” ungkap Iqbal di Mako Brimob, Depok, Rabu (9/5).

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close