Kriminal

Rusuh 22 Mei, Polisi: Pelaku Dibayar Rp 100 Ribu-Rp 250 Ribu

JAKARTA, SENAYANPOST.com — Sebanyak 183 pelaku kerusuhan Aksi 22 Mei yang terjadi di flyover Slipi, Jakarta Barat, ditangkap polisi. Pelaku mengaku melakukan aksinya karena dibayar.

“Massa ini dibayar Rp100 ribu sampai Rp250 ribu, bervariasi, kami masih dalami juga, karena ini juga ada amplop terpisah berisikan uang Rp100 ribu yang sudah diberi nama,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengky Haryadi, di Jakarta, Jumat (24/5/2019).

Namun, dikatakan Hengky, keterangan dari para pelaku tersebut sampai saat ini masih terus didalami.

Kata Hengky, polisi juga masih mencari pihak yang memberikan sejumlah uang itu. Pasalnya, sampai saat ini hal itu baru diketahui dari keterangan pelaku saja.

“Kita sita semua dari tersangka dan ada berita acaranya dan diakui oleh tersangka dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) bahwa telah menerima uang dari seseorang,” ujar Hengky.

Lebih lanjut, dikatakan Hengky, atas perbuatannya para pelaku dijerat dengan Pasal 212 KUHP, Pasal 214 KUHP, Pasal 170 KUHP, Pasal 187 KUHP, dan Pasal 358 KUHP .

“Ancamannya 12 tahun penjara,” katanya.

Selain itu, perusuh itu, kata Hengky berasal dari berbagai daerah, mulai dari Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Sumatera.

Kerusuhan saat 21 dan 22 Mei pecah di sejumlah titik di Jakarta Barat, tepatnya di kawasan Slipi dan Petamburan. Di Slipi, massa sempat membakar dua bus milik polisi dan sejumlah mobil. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close