Rupiah Menguat 23 Poin di Posisi Rp14.685 per dolar AS

Rupiah Menguat 23 Poin di Posisi Rp14.685 per dolar AS

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (20/10/2020) pagi bergerak menguat 23 poin atau 0,15 persen menjadi Rp14.685 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.708 per dolar AS.

Sebelumnya sudah diperkirakan, nilai tukar rupiah akan rebound dan menguat pada perdagangan hari Selasa ini. 

Pada perdagangan Senin (19/10), rupiah ditutup terdepresiasi 0,07 persen menjadi Rp14.707 per dolar AS. Padahal, rupiah sempat dibuka menguat pada level Rp14.670 per dolar AS dan sempat menyentuh level terendah pada Rp14.670 per dolar AS.

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan bahwa pelaku pasar khawatir terhadap rasio utang Indonesia yang akan mencapai 38,5 persen terhadap PDB pada 2020 dan menembus 41,8 persen pada 2021.

“Kendati demikian, rasio utang ini sejatinya masih lebih rendah dari negara-negara lain di dunia. Di kawasan Asia Tenggara misalnya, rasio utang Filipina sebesar 37 persen diperkirakan bakal naik menjadi 48,9 persen terhadap PDB pada tahun ini,” kata Ibrahim, Senin (19/10/2020).

Ibrahim melanjutkan bahwa pelemahan rupiah pada akhir perdagangan kemarin cenderung terbatas karena pada sesi I sempat melemah cukup tajam.

Dari luar negeri, rilis data PDB China pada kuartal III/2020 tampil membawa harapan pemulihan dengan kenaikan 4,9 persen yoy. Adapun, produksi industri di Negeri Panda yang menunjukkan pertumbuhan 6,9 persen yoy dan penjualan ritel naik 3,3 persen yoy tetap membawa harapan pemulihan ekonomi di masa depan.

Ibrahim pun memperkirakan rupiah kemungkinan rebound ke level Rp14.695 - Rp14.730 per dolar AS. (Jo)