Breaking NewsEkonomiNasional

Rupiah Kian Menguat, "Reshuffle Effect" Terus Berlanjut

Jakarta (SenayanPost) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (29/7/2016) pagi, bergerak menguat sebesar 12 poin menjadi Rp13.079 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp13.091 per dolar AS.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka menguat 11 poin ke level Rp 13.087 dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya Rp 13.098 per dolar AS.
Penguatan berlanjut seiring dimulainya waktu perdagangan, di mana sekitar pukul 09.33 WIB berada di level Rp 13.097 per dolar AS.
Analis Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan, penguatan rupiah masih dipicu faktor The Fed dan perombakan Kabinet Kerja pemerintahan Jokowi, di mana pasar modal terkena imbas sentimen positif, disertai aliran dana asing yang masuk.
‎”Rupiah tetap menguat hari ini, walaupun anjloknya harga minyak bisa membatasi ruang apresiasi,” ujar Rangga. (ZSR)

KOMENTAR
Tags
Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close