Ekonomi

Rupiah Diprediksi Tetap di Bawah Rp15 Ribu/Dolar AS

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Kepala Kajian Makroekonomi LPEM Universitas Indonesia Febrio N Kacaribu, mengungkapkan, rupiah diperkirakan akan terus berada di bawah Rp15 ribu per USD hingga akhir tahun.

“Prediksi tetap di bawah Rp15 ribu per USD. Apalagi karena hasil midterm election di AS, itu sangat memengaruhi,” ujar Febrio N Kacaribu, di Jakarta, Senin (12/11/2018).

Namun, kenaikan suku bunga oleh The Fed yang diprediksi terjadi pada Desember mendatang tidak dipungkiri bisa membuat mata uang Garuda kembali tertekan.

“Kenaikan suku bunga The Fed secara negatif pasti memengaruhi rupiah. Kalau bisa pertahankan Rp14.700 per USD itu prestasi,” katanya.

Mengutip Bloomberg, Senin, 12 November 2018, rupiah terkoreksi ke level Rp14.7400 per USD. Posisi rupiah melemah hingga mencapai 62,5 poin atau setara 0,43 persen dibandingkan sebelumnya yang berada di level Rp14.677 per USD.

Sedangkan mengutip data Yahoo Finance, rupiah diperdagangkan di level Rp14.735 per USD. Rupiah tercatat melemah hingga 55 poin atau setara 0,37 persen dibanding sebelumnya di Rp14.680 per USD.

Mengutip Antara, Sabtu, 10 November 2018, indeks dolar AS telah mengalami pasang surut pada pekan ini. Ekspektasi pasar pada terpecahnya Kongres AS setelah pemilihan paruh waktu, diyakini investor akan merusak stimulus fiskal yang dipimpin GOP (Partai Republik) yang akan memengaruhi kebijakan pemotongan pajak dan deregulasi keuangan. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close