Ekonomi

Rupiah Dibuka Menguat Usai Terperosok di Rp14.209 per USD

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada perdagangan pasar spot hari ini, Kamis (24/5). Rupiah berada di posisi Rp14.198 per USD, menguat 17 poin dibandingkan akhir perdagangan kemarin di posisi Rp14.209 per USD.

Sejalan dengan rupiah, beberapa mata uang Asia yang kemarin rontok, pagi ini sudah mulai menguat. Mulai dari dolar Hong Kong 0,02 persen, dolar Singapura 0,02 persen, baht Thailand 0,02 persen, won Korea Selatan 0,08 persen, dan yen Jepang 0,34 persen.

Sedangkan renmimbi China masih melemah 0,33 persen, peso Filipina minus 0,26 persen, dan ringgit Malaysia minus 0,01 persen.

Sementara mata uang negara maju bergerak variasi. Rubel Rusia dan dolar Kanada melemah masing-masing 0,15 persen dan 0,07 persen. Namun, dolar Australia berhasil menguat 0,1 persen, diikuti pound sterling Inggris 0,11 persen, euro Eropa 0,11 persen, dan franc Swiss 0,18 persen.

Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada memperkirakan rupiah masih tertahan di zona pelemahan pada hari ini karena apresiasi terhadap dolar AS masih berlanjut. Selain itu, belum ada sentimen positif dari domestik yang bisa mengangkat rupiah.

Rupiah diperkirakan akan bergerak di rentang Rp14.190-14.215 per dolar AS hari ini.

“Meski kondisi dari dalam negeri dapat dianggap masih cukup baik, nyatanya tidak cukup untuk menahan pelemahan rupiah,” ucap Reza.

Adapun penguatan dolar AS, sambungnya, masih akan berlanjut karena melemahnya euro Eropa dari dolar AS. Hal ini dipengaruhi oleh rilis data ekonomi zona Eropa yang mengindikasikan adanya perlambatan aktivitas bisnis.

“Melemahnya laju euro Eropa juga terjadi setelah pasar merespon negatif kondisi politik di Italia,” katanya. (MU)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close