Rupiah Dibuka Menguat 65 Poin di Level Rp14.670 per Dolar AS

Rupiah Dibuka Menguat 65 Poin di Level Rp14.670 per Dolar AS

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Mata uang rupiah dibuka pada pembukaan perdagangan Senin (21/9/2020) menguat 0,44 persen atau 65 poin menjadi Rp14.670 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS koreksi 0,08 persen ke level 92,853.

Sebelumnya, rupiah diprediksi melanjutkan penguatan pada Senin  ini seiring dengan pelemahan dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg, pada perdagangan Jumat (18/9/2020) rupiah ditutup di level Rp14.735 per dolar AS, menguat 0,66 persen atau 97,5 poin. 

Kinerja tersebut menjadi yang terbaik kedua di antara mata uang Asia, tepat di bawah won yang menguat 1,18 persen.

"Rupiah diprediksi kembali menguat 10-50 poin pada perdagangan awal pekan, Senin (21/9/2020) di kisaran level Rp14.700-Rp14.780 per dolar AS," papar Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim.

Menurut Ibrahim, penguatan rupiah pada perdagangan akhir pekan ini berhasil didukung oleh respon pasar terhadap draft revisi undang-undang Bank Indonesia.

Dia menjelaskan bahwa sebelumnya pasar merespon negatif wacana revisi undang-undang tersebut, tetapi berhasil berbalik positif.

Hal itu seiring dengan dalam draft tersebut disebutkan tentang perluasan tugas bank sentral untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja melalui sinergi kebijakan moneter dengan pemerintah lewat dewan ekonomi makro yang diketuai Menteri Keuangan.

Belum lagi, penegasan Gubernur BI Perry Warjiyo bahwa draf tersebut tidak akan mengganggu independensi bank sentral.

“Pasar kembali positif dan saat ini pasar akan terus mengamati dan mencermati draf perombakan Undang-undang Bank Indonesia yang sedang digodok yang terus mewarnai sentimen positif terhadap pasar domestik,” ujar Ibrahim. (Jo)