Bisnis

Rupiah Dibuka Melemah Terhadap Dolar AS

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Kurs rupiah hari ini masih bergerak melanjutkan pelemahan saat perdagangan baru dibuka.

Nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka di zona merah dengan pelemahan 5 poin atau 0,04 persen ke level Rp13.644 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini.

Sementara itu, indeks dolar AS yang melacak pergerakan greenback terhadap mata uang utama lainnya terpantau menguat 0,027 poin atau 0,03 persen ke level 97,633 pada pukul 08.17 WIB.

Direktur Garuda Berjangka Ibrahim memprediksi pada perdagangan Selasa (21/1/2020), rupiah masih akan bergerak menguat tipis dengan bergerak di kisaran Rp13.620 per dolar AS hingga Rp13.660 per dolar AS.

Dia mengatakan bahwa dolar AS menguat didukung oleh data ekonomi AS terbaru yang berhasil dirilis lebih baik dari perkiraan pasar.

Selain itu, penjualan ritel AS meningkat dan indeks aktivitas manufaktur AS melambung ke level tertinggi dalam 8 bulan terakhir. Data positif tersebut mengurangi kemungkinan bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga ketika bertemu pada akhir bulan ini.

Sementara itu,  Analis PT Monex Investindo Futures Faisyal mengatakan bahwa rupiah berpotensi berbalik melemah pada perdagangan Rabu (21/1/2020) seiring dengan posisi rupiah secara teknikal sudah masuk ke area jenuh jual.

“Secara teknikal, rupiah berpotensi rebound. Besok juga tidak ada data ekonomi dalam negeri yang dirilis, dan tidak ada event besar di sentimen eksternal,” ujar Faisyal kepada Bisnis, Senin (20/1/2020).

Dia mengatakan bahwa fokus pasar untuk perdagangan pekan ini masih akan tertuju kepada perkembangan konflik perang saudara di Libya yang mendorong naik harga minyak sehingga menjadi katalis negatif rupiah. (WS)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close