Rumah Nikita Mirzani Sepi dari Kepungan Massa Rizieq Shihab

Rumah Nikita Mirzani Sepi dari Kepungan Massa Rizieq Shihab
Belasan aparat dari Polres Metro Jakarta Selatan berjaga di sekitar kediaman pesohor Nikita Mirzani sejak seorang simpatisan Rizieq Shihab mengancam bakal menggeruduk kediaman Nikita. (CNN Indonesia)

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Nikita Mirzani kawasan Petukangan, Jakarta Selatan tampak dijaga belasan aparat dari Polres Metro Jakarta Selatan.

Penjagaan dilakukan untuk mengantisipasi ancaman seorang simpatisan Rizieq Shihab, Maaher At-Thuwailibi, yang menyatakan bakal menggeruduk kediaman Nikita.

Melansir CNN Indonesia, sekitar pukul 15.00 WIB, rumah Nikita masih tampak lengang. Hanya ada sejumlah warga dan petugas keamanan kompleks yang duduk di sekitar area.

Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, mengaku tak mengetahui kasus yang melibatkan salah satu tetangganya itu. Ia mendadak kaget ada aparat kepolisian yang berjaga di sekitar area kompleks.

"Saya kaget. Enggak tahu apa-apa, tahu-tahu ada polisi," katanya.

Sementara itu, belasan aparat kepolisian dari Polres Metro Jakarta Selatan diketahui telah berjaga sejak Kamis (12/11) malam. Polisi mengantisipasi massa simpatisan Imam Besar FPI menggeruduk kediaman Nikita.

"Dari semalam anggota kami telah patroli pengamanan di sekitar kediaman yang bersangkutan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Wakapolres Metro Jakarta Selatan AKBP Antonius Agus Rahmanto saat dihubungi, Jumat (13/11).

Kendati tak ada permintaan, Antonius mengatakan penjagaan dilakukan sebagai upaya pengamanan terhadap lingkungan warga. Ia berharap keamanan terkendali dan tidak ada insiden yang tidak diinginkan.

Maaher At-Thuwailibi mengancam akan menggeruduk rumah Nikita karena dianggap telah menghina Imam Besar FPI, Rizieq Shihab. Dia mengultimatum pernyataan Nikita, dalam video unggahannya, yang mengkritik kepulangan Rizieq karena dinilai telah menyebabkan kemacet di ruas jalan menuju bendera.

"Gara-gara Habib Rizieq sekarang pulang ke Jakarta, penjemputannya gila-gilaan. Nama habib itu adalah tukang obat. Nah nanti banyak antek-anteknya mulai nih ya. Hmmmm enggak takut juga gue," kata Nikita di 14 detik pertama video yang diunggah akun @Darkah__Back.

Merespons ucapan Nikita, Maaher mengultimatum Nikita untuk segera menyatakan permintaan maaf secara terbuka dalam waktu 1x 24 jam. Bila hal itu tidak dilakukan, 800 massa FPI akan menggeruduk rumah Nikita.

Nikita, kemudian mengunggah video Maaher, dengan menambahkan keterangan, dirinya membuka rumahnya jika bila massa benar akan datang. 

Pernyataan tersebut disertai nada sinis dengan menyindir bahwa mereka tak malu menggeruduk rumah seorang perempuan.