Nasional

RS Polri: Dua Keluarga Semua Jadi Korban Lion Air

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Berdasarkan hasil uji DNA di laboratorium forensik, Tim Disaster Victim Investigation (DVI) di Rumah Sakit Polri Kramat Jati menduga ada dua keluarga yang semua anggotanya menjadi korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 di perairan Karawang.

“Data keluarga yang kita dapatkan untuk seluruhnya jadi korban ada dua keluarga,” ujar Kepala Tim Antemortem RS Polri Kombes Pol Sujiana, Kamis (1/11/2018) malam.

Menurut Sajiana, kedua keluarga itu terdiri dari keluarga inti yakni orang tua dan anak. Masing-masing keluarga beranggotakan empat orang dan tiga orang.
Sajiana mengetahui hal itu berdasarkan data pra kematian atau antemortem yang sudah mereka terima.

“Antemortem-nya ada,” ujarnya singkat.

RS Polri sejauh ini sudah menerima data antemortem sebanyak 189 buah. Namun, tim DVI baru mengambil data DNA 152 sampel. Kekurangan 37 sampel itulah yang menjadi dasar dugaan seluruh anggota keluarga yang jadi korban.

Menurut Wakil Kepala RS Polri Kombes Pol Hariyono, hal itu bakal menjadi tantangan bagi tim DVI dalam mengidentifikasi korban. Terlebih, ketika keluarga korban yang melapor ke posko ternyata bukan dari satu jalur keturunan.

“Kemudian ketika ke sini, keluarga itu tidak satu jalur,” imbuh Hariyono.

Dari 56 kantong jenazah yang memuat 238 potongan tubuh, informasi yang diterima oleh tim DVI masih sedikit. Gigi, sidik jari, dan tanda identitas belum juga ditemukan.

Hal ini menyebabkan belum ada satu pun jenazah yang berhasil diidentifikasi oleh tim DVI untuk hari ini.

“Berdasarkan hasil sidang rekonsiliasi di RS Polri dinyatakan belum ada jenazah yang teridentifikasi lagi,” ujar Kepala DVI Lisda Cancer. (JS)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close