Terorisme

RS Myria Palembang Diancam Bom, Disisir Polisi Ternyata Nihil

Palembang – Rumah Sakit (RS) Myria diancam bom via telepon. Polisi sempat menurunkan tim melakukan penyisiran, namun tidak terbukti.
Demikian disampaikan Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede kepada, Senin (1/7/2016).
Maruly menjelaskan, ancaman bom via telepon diterima pihak RS Myria di Jl Kol H Burlian Palembang sebanyak dua kali. Penelepon gelap suara laki pria itu mengancam akan meledakkan bom sekitar pukul 10.30 WIB.

Foto: Istimewa

“Telepon gelap itu diterima petugas operator atas nama Catur Yulianto. Telepon pertama kurang jelas, namun kedua kalinya si penelepon mengatakan bahwa rumah sakit tersebut akan dibom,” kata Maruly.
Atas ancaman tersebut, lanjut Maruly, operator telepon melaporkan ke satpam. Dari sana, pihak pengamanan RS Myria melaporkan ke Polsek Sukaramai dan diteruskan ke Polresta dibackup Polda Riau.
“Tim gabungan langsung datang ke rumah sakit tersebut. Petugas langsung melakukan penyisiran di sejumlah lokasi,” kata Maruly.

Foto: Istimewa

Setelah dilakukan penyisiran, lanjutnya, tidak terbukti adanya bom. “Kondisi di rumah sakit dalam keadaan aman terkendali,” tutup Maruly. Belum ada keterangan dari pihak RS terkait kejadian ini.
(dtc)

KOMENTAR
Lihat selanjutnya
Close