Rossi Belum Berencana Manajeri Tim, Masih Nyaman Jadi Pembalap

Rossi Belum Berencana Manajeri Tim, Masih Nyaman Jadi Pembalap

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Pembalap Tim Monster Energy Yamaha Valentino Rossi rupanya masih benar-benar nyaman menjalani karier sebagai pembalap profesional. Dia mengaku belum memiliki rencana untuk menjadi manajer tim.

Pembicaraan soal karier Rossi di pentas MotoGP memang selalu menarik untuk diulas. Sebab, The Doctor –julukan Rossi– sudah tak berusia muda lagi saat ini. Dengan usia yang sudah menginjak 41 tahun, peluang untuk pensiun pun dinilai menjadi semakin terbuka lebar.

Jika nanti akhirnya bakal pensiun dari MotoGP, sejumlah pekerjaan tentu saja berpeluang dijalani Rossi. Salah satu yang paling santer disebutkan adalah menjadi manajer tim. Apalagi, Rossi diketahui sudah memiliki tim sendiri yang tampil di ajang Moto2 dan Moto3, yakni Sky Racing VR46.

Dari akademi dan tim yang dibuatnya, banyak pembalap muda yang sudah berhasil mengukir karier manis di ajang MotoGP. Bahkan kini, beberapa pembalap turut bersaing dengannya di kelas MotoGP, yakni Franco Morbidelli dan Francesco Bagnaia.

Tetapi, Rossi mengaku saat ini belum memikirkan pekerjaan menjadi manajer tim. Sebab, ia masih nyaman menjalani karier sebagai pembalap dan terus berlomba di atas sirkuit bersama para pembalap muda.

Juara dunia sembilan kali itu mengakui memang awalnya tak mudah untuk menjalani karier di MotoGP 2020. Sebab, masa penguncian atau lockdown yang terjadi di awal musim 2020 membuatnya banyak memikirkan hal-hal soal masa depannya.

Tetapi setelah akhirnya bisa menjalani balapan lagi, Rossi mengaku sangat senang. Akibat penguncian itu, ia pun semakin menyadari rasa cintanya terhadap dunia balap motor.

“Saat ini, saya lebih suka menjadi pembalap dan untuk alasan ini saya akan balapan selama satu tahun lagi. Ketika saya pergi, saya pasti akan memiliki lebih banyak waktu untuk mengikuti tim sebagai manajer tim,” ujar Rossi, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Rabu (12/8/2020).

“Awalnya, rumit selama penguncian karena saya ingin keluar dan melihat teman-teman saya. Tetapi kemudian, saya menjadi teratur dan mengatur hari-hari saya dengan lebih baik. Sekarang, jauh lebih baik karena saya kembali balapan,” tukasnya.