Hukum

Rony Tak Gentar Dilaporkan Balik Herman Hery

JAKARTA, SENAYANPOST.com ‐ Anggota DPR Herman Hery berencana melaporkan balik Ronny Yuniarto Kosasih atas kasus penganiayaan seperti telah dilaporkan ke Polres Jakarta Selatan. NamunFebby Sagita selaku kuasa hukum Ronny menanggapinya dengan santai.

“Silakan saja, karena setiap orang berhak untuk membela diri kan,” kata Febby, Kamis (21/6).

Herman Hery, melalui pengacaranya Petrus Selestinus membantah tuduhan soal dugaan penganiayaan tersebut. Meski begitu, pihak Ronny tak gentar dan tetap lanjut ke proses hukum.

“Kita tetap akan melanjutkan walaupun mereka membantah,” ucapnya.

Rencana pelaporan balik Herman Hery ini disampaikan Petrus Selestinus. Petrus menyebut, Ronny telah mencemarkan nama baik kliennya soal insiden tersebut.

“Oleh karena itu, Herman Hery akan menggunakan segala haknya untuk membela diri melalui upaya hukum yang tersedia, yaitu melaporkan Saudara Ronny Kosasih Yuliarto (Ronny Yunianto Kosasih, red) yang telah memfitnah Herman Hery sebagai pihak yang disebut-sebut sebagai pelaku penganiayaan,” ujar pengacara Herman, Petrus Selestinus, dalam keterangan pers, Kamis (21/6).

Ronny melalui kuasa hukumnya telah berbicara tentang peristiwa penganiayaan terhadap dirinya dan menyebut Herman sebagai pelakunya. Berita-berita menyebar di media massa. Petrus menilai berita itu tanpa konfirmasi dan akhirnya merugikan kliennya.

“Kami menyesalkan pemberitaan di sejumlah media yang menuduh secara tidak bertanggungjawab kepada Herman Hery, anggota DPR RI, Komisi III, dan ajudannya sebagai pelaku penganiayaan yang disebut dialami oleh Saudara Ronny Kosasih Yuliarto, istri, dan dua anaknya,” katanya.

Pemberitaan yang menuduh Herman disebutnya telah melanggar hak-hak Herman. Soalnya Herman tidak melakukan penganiayaan tersebut. Pihak Herman akan melaporkan Ronny ke polisi, kemungkinan pada Senin (25/6) pekan depan. Herman saat ini disebut masih berada di luar negeri.

Sebelumnya diberitakan, kuasa hukum Ronny bernama Febby Sagita mengatakan peristiwa dugaan pemukulan terjadi di Jalan Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu (10/6). Mobil Ronny masuk busway sehingga akhirnya ditilang polisi.

Di belakang mobil Ronny yang ditilang, ada mobil, yang disebut milik Herman, yang juga masuk busway. Ronny bertanya kepada polisi soal alasan mobil Herman Hery tidak ditilang. Polisi pun menjelaskan, “Teman saya sudah ditilang.” Ronny mengaku tidak menyaksikan polisi menghampiri mobil Herman Hery.

Herman dan ajudannya lantas disebut keluar dari mobil, lalu terjadilah dugaan penganiayaan. Febby Sagita mengatakan kliennya didekati Herman memakai tangan ke muka kliennya. Ronny membalas, tapi ajudan Herman ikut menyerang Ronny. Istri Ronny yang turun dari mobil kemudian berusaha melerai, tapi disebut kena pukul juga. Dua anak korban dan satu suster menyaksikan kejadian itu.

Menindaklanjuti kabar ini, detikcom telah berusaha menelepon Herman, tapi panggilan telepon via GSM ataupun telepon WhatsApp belum diangkat. Pesan tertulis via WhatsApp juga belum direspons.

Kamis (21/6) siang tadi, pihak Ronny mendatangi Markas Polres Metro Jakarta Selatan untuk menanyakan perkembangan laporannya itu yang dibuat pada Senin (11/6) lalu. Polisi sedang menunggu hasil visum. Prosesnya memakan waktu hingga dua pekan ke depan. Polisi juga mencari saksi peristiwa itu.

“Kita melakukan penyidikan yang lain, termasuk juga mencari saksi,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar kepada wartawan di kantornya, Jalan Wijaya II Kebayoran Lama, Jaksel, Kamis (21/6).

“Termasuk juga di situ ada anggota polisi lalu lintas yang sedang menghentikan kendaraan korban gitu ya,” kata Kombes Indra.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close