Ronaldo Jangan Arogan!

Ronaldo Jangan Arogan!
Cristiano Ronaldo

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Cristiano Ronaldo disebut melanggar protokol kesehatan dan membantahnya. Menteri Olahraga Italia meminta Ronaldo tak arogan.

Ronaldo sebelumnya diberitakan menolak dikarantina dua pekan lalu, setelah dua orang staf Juventus dinyatakan positif COVID-19. 

Ia tak mau diisolasi di J-Hotel yang ada di dekat markas Bianconeri karena bisa membuatnya absen membela Timnas Portugal.

Ronaldo memilih pulang ke rumah dan berangkat ke Portugal pada Senin (5/10/2020) untuk bergabung dengan skuad Portugal. 

Langkah itu diikuti sejumlah pemain Juventus, di antaranya Paulo Dybala dan Juan Cuadrado.

Sepekan kemudian, Ronaldo dinyatakan positif COVID-19 saat berada di kamp Timnas Portugal, di mana ia menjadi satu-satunya pemain yang kena. 

Usai dinyatakan positif virus Corona, ia pun pulang ke Turin untuk menjalani karantina mandiri, sehingga lebih mudah dipantau Juventus.

Berangkatnya Ronaldo ke Portugal diyakini Menteri Pemuda dan Olahraga Italia Vincenzo Spadafora sebagai sebuah pelanggaran protokol kesehatan. Sebab seharusnya Ronaldo bertahan di J-Hotel hingga Rabu (7/10) dan menjalani satu tes lagi, setelah sebelumnya melakukan dua tes.

Ronaldo membantah tuduhan itu dan menegaskan sudah mengikuti aturan, turut menyebut Juventus telah mengklaim adanya izin dari otoritas kesehatan. Ia juga mendapatkan pembelaan dari bos Juventus Andrea Agnelli.

Tapi Menteri Olahraga Italia Vincenzo Spadafora menekankan tudingannya tak mengada-ada.

"Kemampuan dari seorang pemain tertentu tidak lantas mengizinkan mereka untuk bersikap arogan, tidak menghormati institusi, dan untuk berbohong. Bahkan, semakin dikenal seseorang, maka ia seharusnya makin merasakan tanggung jawab untuk berpikir sebelum bicara dan memberikan contoh bagus," katanya kepada ANSA dikuti Football Italia.

"Saya tidak berniat melanjutkan masalah ini tanpa batas waktu. Saya mengonfirmasi apa yang saya katakan kemarin mengenai perginya beberapa pemain Juventus dari hotel, antara lain berdasarkan komunikasi klub ke Turin ASL (Unit Kesehatan Lokal)."

"Saya tidak akan mencampuri lebih jauh topik itu dan saya menekankan harapan-harapan saya agar semua yang positif terinfeksi agar cepat pulih," tambah Spadafora.