Lintas Daerah

Rohidin Siap Serahkan Nama Cawagub Bengkulu

BENGKULU, SENAYANPOST.com – Pada sisa masa jabatan hingga 2020 mendatang, Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah siap menyerahkan nama calon wakil gubernur yang akan mendampinginya.

“Pada prinsipnya saya sepakat jabatan Wakil Gubernur untuk segera diisi,” ujar Gubernur Rohidin, di Bengkulu, Kamis (9/5/2019).

Ia mengatakan, mekanismenya partai politik atau gabungan parpol mengusulkan dua orang calon kepada DPRD melalui Gubernur untuk dipilih melalui rapat paripurna DPRD. Untuk itu, dirinya akan segera lakukan komunikasi dengan parpol pengusung pasangan Ridwan Mukti-Rohidin Mersyah saat pilkada lalu.

Pada saat terpilih waktu itu, pasangan ini diusung beberapa partai koalisi, di antaranya PKB, PKPI, Hanura, Nasdem, PAN, Gerindra, Golkar, PPP dan Demokrat. “Saya akan kembali melakukan konsolidasi dengan partai pengusung sebagaimana telah saya lakukan beberapa saat yang lalu,” katanya.

Untuk kriteria pilihan calon pendampingnya menjalankan pemerintahan di Provinsi Bengkulu, ia menegaskan calon wagub sepenuhnya dipercayakan kepada partai pengusung. Ia yakin, pilihan parpol yang diusulkan adalah orang yang mampu bekerja profesional dan berintegritas.

“Usulan nama itu ranahnya parpol atau gabungan parpol pengusung, saya tunggu saja dua nama yang akan diusulkan nanti dan kemudian saya sampaikan ke DPRD. Perempuan atau laki-laki sama saja, dari suku mana saja saya kira tidak masalah. Intinya yang bisa bersinergi membangun Bengkulu, kita masih banyak target,” ujar Rohidin.

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu memberikan waktu 15 hari kalender kerja kepada Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah untuk mengirimkan dua nama calon Wakil Gubernur Bengkulu sisa masa jabatan periode 2016-2021.

DPRD Provinsi Bengkulu telah mengirim surat kepada Gubernur Bengkulu agar segera mengirimkan dua nama calon Wakil Gubernur kepada pimpinan DPRD Provinsi Bengkulu untuk dipilih. Surat yang ditandatangi Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Ihsan Fajri tersebut sudah dikirim ke Gubernur Bengkulu pada Senin, 6 Mei lalu.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 12 tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi, Kabupaten, dan Kota, DPRD memiliki kewenangan untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur jika terjadi kekosongan jabatan selama 18 bulan.

Dalam PP tersebut juga diatur bahwa Gubernur menyampaikan usulan dua nama calon Wakil Gubernur selambat-lambatnya 15 hari kalender setelah menerima permintaan dari pimpinan DPRD.

Kekosongan jabatan Wakil Gubernur Bengkulu terjadi semenjak Rohidin Mersyah dilantik sebagai Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Bengkulu oleh Menteri Dalam Negeri pada 22 Juni 2017 lalu setelah KPK menetapkan Ridwan Mukti sebagai tersangka suap.

Rohidin menjabat sebagai Plt Gubernur Bengkulu salama sekitar 1,8 tahun. Ia kemudian dilantik menjadi Gubernur Bengkulu definitif pada 10 Desember 2018 lalu oleh Presiden Joko Widodo setelah kasus yang menjerat Ridwan Mukti dinyatakan memiliki kekuatan hukum tetap.

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close