Internasional

Riyadh-Vatikan Sepakat Bangun Gereja di Saudi

RIYADH, SENAYANPOST.com – Ini merupakan kali pertama terjadi dalam sejarah Kerajaan Arab Saudi. Dilaporkan, kerajaan yang dipimpin Salman bin Abdulaziz Al-Saud ini telah menekan kesepakatan dengan Vatikan utuk membangun gereja bagi warga Kristen.

Kesepakatan ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Liga Dunia Muslim Sheikh Mohammed bin Abdel Karim Al-Issa dan Presiden Dewan Kepausan untuk Dialog Antaragama di Vatikan serta dengan kardinal Perancis dari Gereja Katolik Jean-Louis Tauran di Saudi.

Kardinal Tauran dilaporkan telah mengunjungi Arab Saudi tahun ini dan melakukan pertemuan dengan keluarga kerajaan di Riyadh, termasuk dengan Putra Mahkota Mohamed bin Salman.

Perjanjian kerja sama itu juga berisi pernyataan bahwa komite bersama yang koordinatif akan dibentuk. Komite itu terdiri dari dua wakil untuk kedua pihak guna mengatur pertemuan di masa depan.

Menurut laporan albawaba, Jumat (4/5), komite bersama akan menggelar pertemuan setiap dua tahun sekali secara bergantian dengan lokasi yang ditentukan antara Roma dan kota yang dipilih Liga Dunia Muslim.

Tauran mengatakan bahwa dia mendukung perlakuan yang sama untuk semua warga negara tanpa memandang agama, termasuk pada warga yang tidak menganut agama apa pun.

Surat kabar L’osservatore romano yang diterbitkan Vatikan juga melaporkan tentang kesepakatan antara Vatikan dan Saudi tersebut.

Dalam sebuah wawancara dengan koran Vatican News setelah kunjungan itu, Tauran mengatakan dia senang dengan apa yang dia gambarkan sebagai “awal persesuaian”.

“Ini adalah tanda bahwa pihak berwenang Saudi sekarang siap untuk memberikan citra baru pada negara itu,” katanya.

Sebelumnya pada bulan Maret, Bin Salman bertemu dengan Paus Tawadros II, Paus Alexandria selama kunjungannya ke Mesir.

Tawadros sangat memuji Mohamed bin Salman, dengan mengatakan dia mewakili citra Kerajaan Arab Saudi yang terbuka dan modern.

“Kunjungan Putra Mahkota Saudi sangat menyenangkan, dan saya sangat terkesan dengan kepribadian dan senyumnya, serta pengetahuan dan pemahamannya tentang sejarah dan kejadian terkini,” kata Paus saat wawancara di saluran satelit MBC TV. (WW)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close