Lintas Daerah

Risma Sebut ‘Surabaya Membara’ Tak Kantongi Izin

SURABAYA, SENAYANPOST.com – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyebut acara ‘Surabaya Membara’ bukan hajatan yang digelar oleh Pemkot Surabaya, melainkan Pemprov Jatim. Dia juga memastikan, acara yang menampilkan drama kolosal dalam rangka memperongati Hari Pahlawan di Surabaya tersebut tidak mengantongi izin dari Pemkot Surabaya.

“Kami ini tidak menerima pemberitahuan soal acara itu (Surabaya Membara), sudah saya cek ke Sekda dan Asisten, dan mereka tidak tahu. Jadi acara itu selain tidak ada pemberitahuan (kepada Pemkot Surabaya) juga tidak ada izin,” ujar Risma, Sabtu (10/11).

Namun, dia enggan berkomentar banyak soal kegiatan yang diwarnai jatuhnya tiga korban jiwa tersebut. Risma mengatakan, fokus pada penanganan korban yang dirawat di beberapa rumah sakit di wilayahnya.

Pihaknya sudah berusaha sebaik mungkin membantu korban untuk dievakuasi dan menghubungi keluarga korban.

“Korban sudah kami tangani semampunya. Kemarin kami bawa 10 ambulance untuk percepat penyelamatan. Kami juga hubungi keluarga, sampai dini hari,” tuturnya.

Ihwal bagaimana keamanan di sekitar viaduk, Risma mengatakan itu bukan wilayah Pemkot, karena dalam wilayah PT Kereta Api Indonesia yang sudah pasti memang harus steril karena viaduk merupakan perlintasan kereta api.

Seperti diketahui, tiga warga Surabaya yang sedang menyaksikan drama kolosal Surabaya Membara meninggal dunia dan 13 orang mengalami luka-luka.

Insiden itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB, Jumat (9/11) lalu. Kejadian bermula saat ada kereta api melintas di jembatan viaduk. Saat bersamaan, sejumlah penonton memadati di bagian sisi viaduk.

Tiba-tiba beberapa penonton yang berada di pinggir viaduk pun terjatuh dari ketinggian sekitar 10 meter. Mengetahui peristiwa itu penonton yang memadati bawah jembatan langsung berteriak histeris.

Tak lama kemudian teriakan penonton kembali terdengar setelah mengetahui ada beberapa penonton yang kembali jatuh di lokasi yang tidak jauh dari peristiwa sebelumnya.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close