Hukum

Rini akan Polisikan Penyebar Rekaman Pembicaraan dengan Dirut PLN

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M Soemarno akan menuntut penyebar rekaman pembicaraan dirinya dengan Dirut PT PLN Sofyan Basyir.

Laporan hukum itu tidak hanya mengatasnamakan Kementerian BUMN, namun juga atas nama pribadi dirinya.

“Sebentar lagi saya akan masukkan tuntutan, bukan atas nama (Kementerian) BUMN, tapi juga pribadi,” kata Rini dalam keterangannya, Minggu (29/4/2017).

Rini mengatakan, isi rekaman percakapan dengan Sofyan yang viral di media sosial sengaja disajikan tidak utuh.

Ada percakapan yang dipotong sedemikian rupa, sehingga terkesan ada proyek meminta fee atau biaya.

Ia menegaskan tidak ada kepentingan pribadi atas isi pembicaraan dengan Sofyan.

Sebelumnya diberitakan, beredar rekaman perbincangan Menteri BUMN Rini Soemarno dengan Dirut PLN Sofyan Basyir.

Dalam rekaman yang beredar sejak Jumat (27/4) itu, Rini dan Sofyan berbicara mengenai “bagi-bagi saham”, yang menurut Sofyan, masih terlalu kecil. Padahal, PLN cukup berjasa pada bisnisnya.

Sofyan sempat menyebut nama Ari. Namun tidak terungkap siapa Ari tersebut. Tak jelas pula, untuk apa PLN memperebutkan saham perusahaan yang sudah difasilitasi tersebut.

Percakapan tersebut diunggah dalam dua video. Namun, dalam video kedua, ada kalimat Sofyan yang hilang. (MU)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close