Hukum

Ridwan Mukti dan Istri Sirrinya Dieksekusi Jaksa KPK ke Lapas Bengkulu

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi mantan Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti dan istri sirrinya, Lily Martiani Maddari, ke Lembaga Permasyarakatan (Lapas) di daerah Bengkulu.

“Ridwan Mukti di Lapas Bengkulu, dan Lily Martiani Maddari di Lapas Perempuan Bengkulu,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (3/10/2018).

Ridwan dan Lily merupakan terpidana kasus dugaan suap proyek peningkatan jalan di Bengkulu. Keduanya terbukti menerima suap sebesar Rp1 miliar dari Direktur PT Statika Jhony Wijaya melalui orang kepercayaan Lily bernama Rico Dian Sari.

Keduanya pun divonis bersalah oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Bengkulu. Pada tingkat pertama, keduanya divonis 8 tahun penjara denda Rp 400 juta.

Tapi, dalam tingkat banding hukumannya diperberat menjadi masing-masing pidana penjara sembilan tahun, denda Rp 400 juta subsider delapan bulan kurungan.

Begitu juga dengan hak politik. Pengadilan Tipikor mencabut hak politik Ridwan selama dua tahun. Sedangkan pada tingkat banding, hak politik Ridwan dicabut selama 5 tahun setelah menjalani pidana pokok.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close