Ridwan Kamil: Puncak Darurat Jabar Terjadi Pekan Lalu

Ridwan Kamil: Puncak Darurat Jabar Terjadi Pekan Lalu
SINDOnews

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil berharap agar pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat level 4 Jawa-Bali tidak berlangsung lama.

Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan PPKM level 4 di Jawa-Bali mulai berlaku pada 21 sampai 25 Juli 2021. Namun, hingga saat ini belum ada keputusan resmi apakah diperpanjang atau tidak.

“Mohon doanya mudah-mudahan ada pengumuman dari pemerintah pusat bahwa PPKM level 4 bisa untuk kegiatan masyarakat di jalan, di pasar dan lain sebagainya itu kembali lebih baik seperti sebelum Idul Fitri,” ungkap Kang Emil sapaan akrabnya saat menghadiri Silaturahmi Virtual Keagamaan se-Jawa Barat, Ahad (25/7/2021).

Sementara itu, Kang Emil juga mengatakan bahwa puncak kedaruratan Covid-19 di Jabar sudah lewat. Dimana dia menyebutkan bahwa puncak darurat Covid-19 di Jabar terjadi pada minggu lalu.

“Kondisi terbaru di provinsi Jawa Barat, puncak kedaruratannya terjadi di minggu lalu ya. Sekarang udah lebih baik, udah turun,” ujar Kang Emil.

Dalam kesempatan itu, Kang Emil meminta agar para Ulama dan Umaro bisa membantu agar menenangkan masyarakat. Apalagi, saat ini bantuan sosial di sejumlah daerah di Jabar juga terus digulirkan.

“Nah, mohon titip juga membantu menenangkan masyarakat karena bantuan sosial juga terus kita upayakan untuk kita hadirkan. Baik yang terdekat secara formal maupun yang mereka-mereka yang terdampak baru, itu kita cari solusinya seperti yang saya lakukan,” tuturnya.

“Mudah-mudahan Alim Ulama dan Umaro bisa terus kalau kompak, saling menguatkan. Dan tentunya tidak ada gading yang tak retak, tidak ada yang sempurna, saya sebagai Gubernur mewakili pemerintah pusat atau juga kadang-kadang sebagai pihak yang otonom di daerah juga tentunya menunggu masukan dan kritikan dan semata-mata semua karena kecintaan kepada Tanah Air kita, kepada agama, kepada umat kita, walaupun selalu obatnya pahit,” imbuhnya.