Ridwan Kamil: Pelaku Mural Jangan Baper, Karya Hilang Tak Izin Pemilik Tembok

Ridwan Kamil: Pelaku Mural Jangan Baper, Karya Hilang Tak Izin Pemilik Tembok
Ridwan Kamil

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kembali menyoroti soal keramaian terkait mural yang ada di berbagai daerah. Terlebih, beberapa waktu lalu ada mural mirip Jokowi dengan mata ditutup masker di Kota Bandung.

Dalam unggahannya di akun Instagram, Rabu (1/9), Ridwan Kamil mengunggah tentang 'Mural is Dead'?. Di tulisannya itu, dia memberi penjelasan terkait mural dan polemik penghapusannya yang selama ini jadi perbincangan.

Berikut tulisan Ridwan Kamil yang diunggah di akun Instagramnya:

MURAL IS DEAD?

Kita ini harus berdialog, dalam merumuskan “batas”.

Batasan mana yang boleh dan pantas, mana yang tidak boleh dan tidak pantas.

Di dunia digital pun, tidak semua dari kita paham, mana itu “kritik” argumentatif mana itu “buli/hinaan”.

Orang berjiwa besar bicarakan gagasan, orang berjiwa kerdil bicarakan/gosipkan orang.

Seperti lalu lintas kita pun dibatasi di lampu setopan, kebebasan ekspresi pun dibatasi, oleh nilai “kesepakatan budaya dan kearifan lokal”. Itulah kenapa isu “mural kritik” kelihatannya hari ini masih berada di ruang abu-abu.

Jika belum ada kesepahaman, maka tafsir boleh/tidak boleh akan selalu menyertai perjalanan dialektika “ ini kritik atau hinaan” dalam perjalanan demokrasi bangsa ini.

Dalam perspektif saya, Mural adalah seni ruang publik yang “temporer”. Ada umurnya.

Pelaku mural juga harus paham dan jangan baper, karena karyanya suatu hari akan hilang. Apalagi tanpa ijin pemilik tembok. Bisa pudar tersapu hujan, dihapus aparat ataupun hilang ditimpa pemural lainnya.

Mari berdialog.