Lintas Daerah

Ribuan Perawat Demo Tuntut Percepatan Proses Hukum Penganiayaan

LAMPUNG, SENAYANPOST.com – Ribuan perawat yang tergabung dalam Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Lampung kembali menggelar aksi di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur, Kamis (26/4/2018).

Mereka menuntut proses hukum terkait penganiayaan Ferry, salah satu perawat Instalasi Gawat Darutat (IGD) Rumah Sakit Abdul Moeloek (RSUDAM) dipercepat dan segera dilaksanakan.

Ribuan perawat tersebut bukan hanya datang dari Bandarlampung, tetapi juga kabupaten/kota bergabung menyampaikan orasi sebagai bentuk protes dan tuntutan perawat kepada pemerintahan karena terkesan mengabaikan proses hukum Ferry.

“Aksi ini perwakilan perawat dari 15 kabupaten/kota. Kami meminta agar proses hukum penganiayaan terhadap Ferry segera dilakukan dan menginginkan adanya perlindungan melalui undang-undang dalam pelaksanaan tugas perawat,” ujar Sapri.

Menurut Sapri, ribuan perawat yang berorasi ini dipastikannya pelayanan di lembaga kesehatan tetap berlangsung. Karena perawat yang menggelar aksi itu perawat yang jadwal kerjanya sore dan malam, sementara yang shift pagi tidak diperbolehkan mengikuti aksi.

Peserta aksi lainnya, Ika mengatakan, ia bersama teman-temannya hadir untuk menyampaikan aksi solidaritas kepada Ferry yang terkena penganiayaan oleh keluarga pasien.

“Bukan hanya kami dari kabupaten tapi dari seluruh Lampung hadir di sini untuk aksi solidaritas ini,” jelasnya. (AF)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close