Ekonomi

Ribuan Kartu ATM Nasabah BRI Diblokir

BANYUWANGI, SENAYANPOST.com – Nasabah BRI kembali dibuat bingung. Sejumlah kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Kabupaten Banyuwangi tiba-tiba tak dapat digunakan. Diduga, ATM tersebut telah diblokir oleh operator layanan dari bank bersangkutan.

“Hari Sabtu kemarin saya mendapat SMS dari Bank BRI, saat itu juga saya cek ternyata tak bisa digunakan transaksi,” jelas Sumarsono, salah satu nasabah Bank BRI asal Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah, Selasa (27/3/2018).

Isi SMS tersebut, ‘Yth, Nasabah BRI, demi keamanan trx, kartu ATM anda akan dinonaktifkan. Segera ganti kartu anda di kantor Cabang BRI terdekat (gratis)’

Lantas, Senin (26/3/2018), Sumarsono kemudian mendatangi kantor Cabang Bank BRI di Jl. Ahmad Yani, Banyuwangi. Alhasil, ternyata banyak nasabah lain juga sedang mengantre untuk proses penggantian kartu ATM baru.

“Senin itu saya mendatangi kantor cabang, ternyata mereka juga punya tujuan sama. Akhirnya saya diberi kartu ATM baru,” ujarnya.

Wakil Pimpinan Cabang Bank BRI, Budi Ristianto mengatakan, ATM yang diblokir tersebut tujuannya untuk mengamankan dana nasabah. Sehingga jika ada ATM nasabah yang diblokir segera menghubungi atau mendatangi kantor cabang Bank BRI.

“Kita sudah memberikan informasi jika ada ATM nasabah yang diblokir bisa langsung datang ke kantor cabang dan kita ganti kartunya secara gratis,” ungkap Budi.

Pihak Bank BRI juga sengaja memberi pelayanan ekstra di hari libur. Hal ini bertujuan khusus untuk melayani pengaduan maupun pengurusan ATM baru yang terblokir. Aturan itu telah diterapkan lantaran menjadi ketetapan dari BRI Pusat di Jakarta.

“Jadi, hari Sabtu dan Minggu kemarin kita buka, kita mempersilahkan nasabah untuk datang dan mengganti kartu ATM-nya. Untuk kebijakan minggu depan masih menunggu keputusan dari pusat,” terangnya.

Meski demikian, pihak BRI Banyuwangi tak bersedia menjawab jumlah ATM nasabah yang telah diblokir. Akan tetapi, menurut informasi ada sekitar 1000 lebih nasabah.

“Kalau mengenai jumlahnya yang berhak menjawab itu divisi SKP BRI Pusat, datang saja ke sana nanti semua data jumlahnya akan dikasih,” katanya. (MU)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close