Ekonomi

RI-Jepang Sepakat Percepat Proyek KA Cepat Jakarta-Surabaya

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Indonesia dan Jepang akan mempercepat pelaksanaan sejumlah proyek infrastruktur, salah satunya yakni percepatan pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya.

Kesepakatan itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi usai melaksanakan pertemuan bilateral dengan Menlu Jepang Taro Kono di Jakarta, Senin (25/6).

Retno mengatakan kedua negara juga sepakat mempercepat sejumlah proyek infrastruktur lain seperti Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta dan pembangunan pelabuhan Patiban di Subang, Jawa Barat.

Pemerintah memutuskan menggaet Jepang sebagai mitra dalam mengerjakan proyek kereta cepat jakarta-Surabaya pada 2016 lalu.

Proyek tersebut dibangun dengan metode pembiayaan pinjaman lunak atau soft loan, dengan tenor 40 tahun dan masa tenggang 10 tahun. Bunga pinjaman dipatok sebesar 0,5 persen.

Moda transportasi baru ini diharapkan bisa memangkas jarak tempuh perjalanan Jakarta-Surabaya hingga menjadi hanya 5 jam saja, dari semula sekitar 12 jam.

Meski begitu, Retno tak menjelaskan secara detail mengenai rencana percepatan pengerjaan proyek ini. Namun, sejauh ini pemerintah menyatakan bahwa pembangunan jalur kereta cepat akan dimulai tahun depan dengan membangun perlintasan baru dari Jakarta hingga ke Semarang.

Sementara itu, rute lanjutan dari Semarang menuju Surabaya akan menggunakan perlintasan milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI.

Dalam dialog strategis Indonesia-Jepang yang ke-6 ini, Retno dan Kono juga menyaksikan penandatangan nota kesepahaman (MoU) mengenai kerangka kerja sama pembangunan pusat maritim dan perikanan di pulau-pulau terluar Indonesia.

MoU tersebut ditandatangani oleh kementerian kelautan dan perikanan kedua negara.

“Jepang akan terus berkomitmen melaksanakan kerja sama ini seperti yang telah disepakati pada 2017 lalu,” papar Kono di hadapan wartawan.

Selain dalam bidang infrastruktur, Kono juga menekankan bahwa kedua negara sepakat memperkuat kerja sama perdagangan, investasi, hingga pariwisata.

Menurutnya, hubungan dagang dan investasi antara kedua negara terus menunjukkan tren positif, di mana pada 2017 masing-masing nilai perdagangan serta investasi mencapai USD33,03 miliar dan USD5 miliar.

Kono mengatakan Indonesia-Jepang juga tengah menggodok penguatan kerja sama dalam bidang pariwisata demi menggaet 1 juta turis bagi masing-masing negara.

“Jepang sepakat untuk terus memperkuat kemitraan strategis dengan Indonesia di usia 60 tahun hubungan bilateral kedua negara ini. Saya juga telah berjanji kepada Retno akan lebih sering mengunjungi Indonesia demi memperkuat hubungan kedua negara,” ucap Kono. (MU)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close