Selebriti

Review Film: Taylor Swift – Miss Americana

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Taylor Swift secara gamblang berbagi tentang kehidupan personal serta kariernya sebagai bintang pop lewat film dokumenter berjudul Miss Americana.

Film yang diarahkan oleh sutradara Lana Wilson ini dirilis secara global pada akhir Januari 2020 melalui Netflix setelah sepekan sebelumnya tayang perdana di Festival Film Sundance 2020.

Secara garis besar film dokumenter berdurasi satu setengah jam ini menyoroti beberapa kisah di balik kehidupan seorang Taylor Swift sebagai musisi dan selebriti.

Mulai dari proses Taylor Swift menciptakan karya musik, melalui jatuh dan bangun, serta mengatur strategi dalam setiap langkah yang hendak diambil.

Dokumenter ini dimulai dengan sekilas perjalanan Swift yang mengawali karier sejak usia muda dan didorong untuk menjadi seorang gadis dengan citra yang baik, juga memenuhi segala ekspektasi orang-orang akan sosok “gadis baik”.

Seperti dilansir CNN Indonesia, cuplikan demi cuplikan menampilkan Swift remaja yang berusaha mewujudkan mimpi dari kafe ke kafe dan panggung-panggung kecil.

Miss Americana lalu bergerak pada kehidupan Swift selama beberapa tahun terakhir yang tak lepas dari sorotan, termasuk mengulas apa yang terjadi di balik perseteruan bin drama dengan Kanye West sejak 2009.

Dokumenter ini memperlihatkan kecerdasan Taylor Swift dalam menciptakan sebuah lagu. Mulai dari proses menulis lirik, mencari nada yang tepat, juga berdiskusi dengan sang produser. Begitu juga torehan prestasi yang ia miliki selama membangun karier musiknya.

Di samping itu, Swift pun berbagi pandangan bagaimana ia memegang teguh keyakinan dalam berkarier dan mengatur strategi. Terlepas dari musik, Swift juga mengungkap tentang pandangan politiknya, kehidupan personal dari asmara hingga keluarga.

Namun di balik itu, dokumenter ini juga memperlihatkan sisi humanis dari seorang selebriti dalam menghadapi masalah.

Salah satunya cercaan para pembenci serta batas privasi yang tak lagi ada. Swift pun memberi gambaran bagaimana ia tumbuh dalam karier dan juga pemikirannya.

Meski begitu, yang membuat Miss Americana lebih dari sekadar film dokumenter ala kehumasan untuk meningkatkan reputasi Taylor Swift adalah berbagai isu yang ada di dalamnya.

Beragam isu ini terbilang penting bagi kaum Hawa, seperti standar kecantikan, ‘body shaming,’ kesetaraan gender, pelecehan seksual, wanita yang kerap diremehkan, hingga hak perempuan dalam hal berpolitik.

Bersamaan dengan perilisan dokumenter ini, Swift turut merilis lagu Only the Young, di mana lagu tersebut berisi tentang pesan untuk para pemuda bahwa masa depan ada di tangan mereka dan mereka bisa mengubahnya menjadi lebih baik.

Secara keseluruhan, dokumenter ini dikemas dengan cukup menarik dan menambah referensi tentang bagaimana seorang selebriti menjalani kehidupannya. Di sini pun ditegaskan bahwa selebriti tak sepenuhnya sosok yang sempurna yang mana pada satu sisi dia juga sama seperti manusia lainnya. (Jo)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close