Internasional

Rentetan Hoaks Bom Bikin Bingung Warga Moskow

MOSKOW, SENAYANPOST.com –  Moskow dilanda gelombang hoaks bom yang memicu evakuasi dari gedung pengadilan, sekolah dan juga pusat perbelanjaan sejak tahun lalu. Hingga kini, otoritas Rusia belum dapat menemukan pelaku penyebar hoaks tersebut.

Kabar hoaks akan adanya bom, yang semuanya terbukti palsu, telah dikirim pihak misterius ke sejumlah kota di Rusia. Sebagian besar ancaman palsu itu ditujukan ke Moskow, ibu kota Rusia yang dihuni sekitar 16 juta warga.

Jumlah ancaman bohong seputar bom yang diterima Moskow sejak tahun lalu mencapai 1.000 per hari. Mengutip beberapa sumber, kantor berita Interfax melaporkan bahwa lebih dari 1,6 juta warga telah dievakuasi dari berbagai gedung di Moskow akibat kabar hoaks bom sejak November 2019.

Namun, otoritas Rusia maupun saluran televisi nasional sebagian besar tidak memberitakan kasus ini ke masyarakat.

Yulia Olshanskaya, seorang pejabat lokal Rusia, mengatakan bahwa anaknya, Maria, telah beberapa kali dievakuasi sepanjang Desember tahun lalu. Jumlah evakuasi bahkan lebih dari satu kali per hari.

“Kami tidak menghitung sudah berapa banyak peristiwa itu terjadi,” kata Olshanskaya.

“Terkadang jam belajar dibatalkan atau ditunda kala itu. Pihak sekolah juga terkadang mengevakuasi semua orang,” tutur Maria Olshanskaya, anak dari Yulia.

Warga Moskow lainnya, Yulia Grebechenko, mengatakan bahwa evakuasi di sekolah anaknya telah terjadi selama 13 kali sejak Desember 2019.

“Beberapa orang tua bahkan menyewa pawang anjing untuk memeriksa area sekolah dengan lebih cepat,” ucap Grebechenko.

Ancaman palsu ini dilakukan dengan modus operandi yang sama, yakni melalui surat elektronik atau e-mail. Ancamam via e-mail itu dikirim dari operator terenkripsi ke sejumlah organisasi atau perusahaan sasaran. Sesuai aturan di Rusia, setiap ancaman semacam itu harus diperiksa atau dievaluasi.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close