Relawan Vaksin Corona Tak Ada yang Dirawat, Hanya Nyeri 2 Hari

Relawan Vaksin Corona Tak Ada yang Dirawat, Hanya Nyeri 2 Hari
Ilustrasi relawan vaksin corona

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Jumlah relawan yang disuntik kandidat vaksin corona sudah mencapai angka 450.

Berdasarkan angka tersebut, 200 relawan bakal menjalani penyuntikan tahap kedua dan 250 menjalani suntik pertama. Diketahui, satu di antara relawan yang bakal disuntik kedua kalinya ialah Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

"Sampai sekarang sih yang sudah disuntik vaksin itu ada 450, 200 itu sudah mau suntik kedua sedangkan yang 250 suntikan pertama," kata Koordinator Uji Klinis Vaksin Corona Prof Kusnandi Rusmil melalui keterangannya, Kamis (10/9).

Kusnandi memastikan, tidak ada efek signifikan yang dirasa oleh para relawan usai menjalani penyuntikan. Kalaupun ada rasa nyeri, hanya bertahan selama dua hari kemudian hilang. Hal serupa dirasakan seseorang ketika menjalani penyuntikan di Puskesmas untuk imunisasi.

"Semua biasa-biasa aja, semuanya paling keluhannya demam sedikit dan nyeri yang dalam dua hari hilang sendiri seperti kayak kita suntik di puskesmas aja kalau mau imunisasi, demam pasti dan kalau sakit pasti hilang sendiri dalam dua hari," ucap dia.

Adapun setelah disuntik pun, relawan dipantau terlebih dahulu selama 30 menit kesehatannya apakah ada alergi dan mengalami bengkak di bekas penyuntikan ataukah tidak. Kemudian, mereka bakal dipantau kesehatannya. Apabila baik, mereka disuntik vaksin tahap selanjutnya.

"Kita kan mengikuti, habis suntik 30 menit pertama kita lihat apakah ada alergi atau tidak dan ada bengkak atau tidak kemudian pulang," pungkas dia.

Sebagaimana diketahui, vaksin yang didatangkan dari Tiongkok tersebut sudah memasuki uji klinis tahap ketiga. Sebelumnya uji klinis vaksin dilakukan dengan menyasar hewan dan puluhan manusia. Uji klinis vaksin bakal dilakukan di enam titik salah satunya yakni Rumah Sakit Pendidikan (RSP) Unpad.