Rekaman Pesawat Rusia yang Sempat Jatuh Bebas dan Tersambar Petir

Rekaman Pesawat Rusia yang Sempat Jatuh Bebas dan Tersambar Petir
RT

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Sebuah video merekam kejadian menakutkan dalam pesawat wisata berisi 175 penumpang, yang sempat jatuh ratusan kaki dalam badai dam disambar petir dalam badai hebat.

Pesawat Boeing 737-800 Azur Air Rusia dengan 175 penumpang “kehilangan kendali”, saat mendekati resor Laut Hitam Sochi di barat daya Rusia.

Pesawat meninggalkan Ekaterinburg lebih awal pada Sabtu (25/9/2021), tetapi terpaksa membatalkan rencana penerbangannya. Penerbangan itu melakukan pendaratan darurat di Krasnodar, sekitar 180 mil utara Sochi, setelah mengalami turbulensi parah dan sambaran petir.

“Itu sangat menakutkan,” kata seorang penumpang, melansir Daily Mail pada Senin (27/9/2021).

Sementara yang lain mengatakan mereka sudah sempat mengucapkan selamat tinggal pada kehidupannya, yakin mereka akan jatuh.

“Botol dan barang kecil lainnya berguncang di seluruh kabin. Kemudian petir menyambar kami. Ada ledakan keras dan kilatan terang,” ujar penumpang tersebut.

Pesawat Boeing 737-800 Azur Air Rusia dengan 175 penumpang ?kehilangan kendali?, saat mendekati resor Laut Hitam Sochi di barat daya Rusia, terpaksa mendarat darurat karena badai

Video menunjukkan turbulensi setelah penerbangan dari neraka disambar petir. Tetapi secara ajaib, pilot berhasil mendapatkan kembali kendali atas pesawat dan melakukan pendaratan darurat yang luar biasa.

Seorang turis, Anna, mengatakan kepada E1: “Semua orang terkejut. Seorang wanita di sebelah saya membuat tanda salib. Saya ingat semua doa yang saya tahu.”

“Saat petir menyambar, saya berbalik. Seorang pria yang duduk di dekat saya menunjukkan ketakutan di matanya. Saya akan mengingatnya selama sisa hidup saya.”

Seorang wanita bernama Anastasia berkata: “Kami terbang melalui awan abu-abu besar, dan tiba-tiba petir menyambar - kilat terlihat jelas dan kami mendengar ledakan keras.” “Orang-orang menjadi takut, beberapa mengira mesinnya tesambar.”

Beberapa menit sebelumnya pesawat turun ratusan kaki dalam hitungan detik karena turbulensi yang parah di tengah badai.

“Mereka yang tidak menggunakan sabuk melompat di tempat mereka, botol air dan gelas beterbangan di seluruh pesawat,” lanjut Anastasia.

“Terdengar teriakan, tangisan anak-anak. Perasaan yang buruk.” Dia mengatakan pesawat “terjun dan berguncang”. “Kemudian semua orang mulai mengucapkan selamat tinggal pada kehidupan dan panik. Pilot mulai mendaki dengan tiba-tiba, dan selama sekitar empat puluh menit kami masih terbang.”

Setelah itu, pesawat - dalam penerbangan tiga setengah jam dari Ekaterinburg - melakukan pendaratan darurat di Krasnodar setelah kota peristirahatan Sochi yang dilanda badai brutal dan memaksa penutupan bandara.

Agen perumahan Yekaterina, seorang ibu dari satu anak, mengatakan pesawat itu sedang dalam percobaan untuk mendarat ketika drama itu terjadi.

"Pesawat itu terguncang sangat kuat dan tiba-tiba mulai jatuh," katanya.

“Kami sekitar empat detik jatuh bebas. Pilot bereaksi dan kami mulai mendaki dengan tiba-tiba. Kami masih gemetar, semua meraih apa yang kami bisa. Ada orang yang berteriak, ada yang berdoa.”

Menurutnya setelah pesawat tersambar petir, penumpang menjadi sangat sunyi, hanya keheningan total. Orang-orang menjadi sangat pendiam.

“Saya bahkan tidak tahu apakah beberapa sudah mengundurkan diri sampai mati. Semua orang terus bertahan."

Dia ingat pilot mengatakan “Jangan panik, kencangkan sabuk pengaman Anda”, Tapi tidak ada pengumuman lain. Para penumpang tidak diberitahu bahwa mereka mendarat di bandara yang salah karena pilot tidak dapat melanjutkan perjalanan mereka ke Sochi, dan memilih mendarat 180 mil barat laut di kota Krasnodar.

Penumpang berdiri dan memberi tepuk tangan kepada awak pesawat begitu pesawat berhenti. Sementara beberapa meminta untuk bertemu dengan pilot dan mengambil foto selfie, meski permintaannya ditolak.

“Terima kasih telah menyelamatkan hidup kami,” tulis Yekaterina.

Tidak ada komentar langsung dari maskapai Rusia.