KriminalLintas Daerah

Ratusan Warga Gresik Jadi Korban Penipuan Modus Pengobatan Massal

GRESIK, SENAYANPOST.com – Modus penipuan semakin lihai. Kali ini yang jadi korban penipuan ratusan warga Bungah Gresik. Mereka menjadi korban penipuan berkedok pengobatan massal. Pelaku bahkan mendirikan tenda pengobatan di depan Mushola Desa Bungah, Gresik, Jawa Timur, untuk memberikan pengobatan kepada ratusan orang di desa tersebut.

Pria bernama Bustriyanto ini mengaku sebagai kyai dari Banten dan bisa menyembuhkan segala penyakit secara gratis. Ia melakukan aksinya dibantu 6 temannya.

“Katanya penyakit apapun dapat diobati semua tanpa dipungut biaya, dicoba-coba, ada pasien sembuh, ada yang stroke, ada yang telinganya tidak bisa mendengar, itu sembuh, pasien ini warga kami juga,” kata Sari, seorang korban penipuan, Jumat (15/2/2019).

Namun lama-kelamaan, ratusan pasien yang berobat disuruh Bustrianto untuk membeli obatnya berupa jamu seharga Rp 300.000 dan yang kedua Rp 700.000.

Terakhir, Bustriyanto mengatakan bahwa ia akan pergi ke pondok di Banten untuk sementara waktu. Karena itu dia menyuruh warga yang berobat untuk membeli jamu seharga Rp 700.000 per orang.

Tapi setelah membawa uang warga, Bustriyanto dan 6 orang rekannya tak kunjung datang. Bahkan anehnya menurut Aksari, pasien yang awalnya sembuh, saat ini sakit kembali.

“15 hari yang lalu, dia bilang kalau mau balik dulu ke pondoknya di Banten, terus semuanya disuruh beli jamu Rp 700 ribu. Setelah itu dia pergi dan sampai sekarang tak muncul, terus warga kami yang sakit sekarang sakit lagi, yang stroke kembali sakit lagi itu,” ujarnya.

Menurut Sari, saat ini ada sekitar 200 warga Bungah yang rugi telah membayar Rp 700.000. Kata pelapor sekarang, kyai gadungan juga menyasar desa lain yakni Desa Manyar, dan Desa Ganden Gresik.

Ia berharap semua warga berhati-hati. Sementara ciri-ciri fisik Bustriyanto sendiri yakni memiliki berbadan gemuk, agak pendek, kulit putih dan berlogat campuran antara Sunda dan Jawa. (AF)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close