Internasional

Putin Dilantik sebagai Presiden Rusia untuk Keempat Kalinya

MOSKOW, SENAYANPOST.com – Vladimir Vladimirovich Putin kembali menancapkan kuasanya di Rusia. Hari ini, Senin (7/5), ia bersiap untuk dilantik sebagai Presiden Rusia untuk keempat kalinya setelah menang telak dalam pemilu Maret lalu.

Pelantikan Putin hari ini jadi sorotan media internasional setelah sehari sebelumnya demo anti-Kremlin terjadi di sekitar 20 kota di negara itu. Lebih dari 1.200 demonstran anti-Putin ditangkap, termasuk pemimpin oposisi Alexei Navalny.

Navalny yang ditangkap di Lapangan Pushkin, Moskow, telah dibebaskan pada hari Minggu. Penangkapannya berdasarkan tuduhan mengatur demonstrasi secara tidak sah atau ilegal dan melawan polisi.

Navalny, yang dilarang ikut pemilu karena pernah dihukum penjara atas tuduhan penggelapan telah menyerukan warga Rusia demo besar-besaran menentang Putin dengan mengusung slogan “Bukan Tsar kami”.

Amnesty International menyebut penangkapan dan pemukulan beberapa demonstran Rusia keterlaluan. Uni Eropa juga menyuarakan kekecewaan atas kekerasan polisi terhadap para demonstran yang mereka anggap mengancam kebebasan fundamental dari kebebasan berekspresi.

“Bahkan jika beberapa demonstrasi tidak diizinkan di lokasi di mana itu terjadi, ini tidak dapat membenarkan kebrutalan dan penangkapan massal oleh polisi,” kata juru bicara Uni Eropa, Maja Kocijancic, seperti dikutip Sky News.

Putin telah berkuasa, baik sebagai presiden atau pun perdana menteri, sejak tahun 2000. Kemenangannya pada pemilu Maret lalu membuatnya menjadi pemimpin paling lama setelah diktator Soviet Joseph Stalin yang memerintah selama hampir 30 tahun.

Pelantikan Putin di Kremlin, Moskow, kemungkinan akan lebih sederhana daripada pelantikannya pada tahun 2012. Dia dijadwalkan akan bertemu dengan sukarelawan yang berjasa dalam kampanye yang membuat Putin meraih lebih dari 76 persen suara.

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close