Hukum

Punya Enam Mucikari, Vanessa Angel Berpeluang Tersangka

SURABAYA, SENAYANPOST.com – Artis Film Televisi (FTV) Vanessa Angel (VA) terus diungkap peranannya oleh penyidik Cyber Crime Polda Jatim. Dari data digital forensik yang dikantongi penyidik, diperoleh fakta bahwa VA ini dalam praktek prostirusi Online difasilitasi oleh enam mucikari.

Direskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Ahmad Yusep Gunawan menyatakan, dari data digital forensik yang diperoleh penyidik tercatat bahwa VA menerima booking sebanyak sembilan kali. Dua diantaranya dilakukan di Singapura, satu di Surabaya dan enam di Jakarta. Dari pemeriksaan nanti akan didapati status VA selanjutnya,” ujar Yusep, Senin (14/1/2019).

Kombes Pol Yusep menambahkan, dari sembilan tranksaksi yang dilakukan VA rata-rata tarif yang dikenakan ke user adalah sama yakni Rp 80 juta. ” VA mendapat Rp 35 juta sisanya dibagi-bagi ke enam mucikari ini. Karena mereka yang menghubungkan ke user sampai ke penyedia yakni VA,” ujarnya.

Apakah status VA ini bisa berubah menajadi tersangka, Kombes Pol Yusep menyatakan hal itu tergantung dari hasil penyidikan yang dilakukan penyidik.

Sementara itu, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan datang ke ruang penyidikan di Subdit V Cyber Crime Polda Jatim guna memastikan semua proses sudah sesuai prosedur dan profesionalitasnya.

“Alhamdulillah polwan yang mengerjakan proses penydikan Vanessa sesuai dengan aturan saya yakinkan saya betul betul sesuai prosedur dan profesional tidak terpengaruh berita beredar,” ucapnya.

Dia memastikan bahwa para penyidik selalu mengambil fakta dalam proses pemeriksaan. Semua keterangan dari tersangka, saksi dan barang bukti dicocokkan.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengaku, pihaknya telah melayangkan surat pemanggilan terhadap enam terduga artis prostitusi online. Dari enam artis, dua di antaranya sudah menerima surat tersebut.

Dua artis yang sudah mengkonfirmasi surat pemanggilan itu adalah RF dan FG. Sedangkan empat artis lainnya, masih belum memberikan konfirmasi terkait surat pemanggilan tersebut.

“Yang dua sudah yang sisanya masih belum. Kami akan terus komunikasi dengan pihak manajemennya, untuk berusaha mencari alamatnya,” kata Irjen Pol Luki, Senin (14/1/2019).

Luki menambahkan, pihaknya sudah menerima konfirmasi dari pihak keluarga RF dan FG. Rencananya, mereka akan memenuhi panggilan pada Kamis (17/1/2019) besok.

“Keluarganya sudah menyampaikan akan hadir hari Kamis (17/1/2019). Bahkan akan mengantarkan langsung sampai ke Polda Jatim,” jelasnya.

Luki juga mengungkapkan, kasus prostitusi online ini melibatkan banyak artis. Selain 45 nama yang berhasil dikantongi, masih ada artis lainnya yang terlibat dan diprediksi akan bertambah.

Namun, Luki enggan menyebutkan berapa artis lainnya yang juga terlibat. Pihaknya hanya menegaskan bahwa proses penyidikan masih berlangsung.

“Ada. Makin seru pokoknya nanti,” kata kapolda. (MU)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close