PSSI Janji Investigasi Kasus Haringga Tuntas 5 Hari

PSSI Janji Investigasi Kasus Haringga Tuntas 5 Hari

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono menyatakan, pihaknya akan tidak perlu waktu lama untuk melakukan investigasi kasus pendukung Persija Jakarta Haringga Sirla yang tewas dikeroyok Bobotoh.

Sebelumnya, Haringga meninggal dunia akibat dikeroyok hingga tewas sebelum laga Persib Bandung lawan Persija Jakarta di pelataran parkir Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Minggu (23/9).

Meski Haringga tak mengenakan atribut klub asal Kemayoran, Jakarta, pendukung Persib membabi buta dan menyerang pemuda berusia 23 tahun itu hingga meregang nyawa.

Dua hari sejak kejadian tersebut, PSSI menggelar konferensi pers di Hotel Borobudur pada Selasa (25/9). Induk olahraga sepak bola Indonesia tersebut mengumumkan investigasi kasus Haringga bakal dilanjutkan dalam rangka mencari fakta.

Nantinya, hasil dari investigasi tersebut bakal menjadi bahan pertimbangan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI untuk mengambil keputusan.

Baca Juga

“Saya rasa kami butuh cepat, dan ini [investigasi] tidak lebih dari tiga sampai lima hari,” kata Joko, Selasa.

Dari hasil investigasi itu juga, Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi bakal memberikan sebuah rekomendasi mengenai sanksi terhadap klub atau pihak yang dalam jangkauan PSSI terkait dengan kasus tersebut.

Joko menjelaskan rekomendasi tersebut akan diberikan kepada Komdis PSSI setelah investigasi lanjutan itu tuntas.

“Kan tidak boleh melakukan rekomendasi yang prematur. Nah itulah yang disampaikan Ketua Umum. Pastikan bahwa PSSI mengambil keputusan dengan cermat, investigasinya itu komprehensif sehingga [keputusan] komdis itu akurat,” katanya.

Tim investigasi, ucap Joko, terdiri dari komite eksekutif PSSI dan melekat kepada seluruh unit-unit yang ada di PSSI seperti komite kompetisi, legal, dan keamanan.

“Ini fungsional terhadap struktur yang ada di PSSI. Tidak ada perwakikan profesional pemerintah,” ucapnya.

Lebih lanjut, Joko menerangkan PSSI juga mengabarkan AFC dan FIFA mengenai kondisi yang terjadi di Indonesia. FIFA, lanjut dia, juga ingin PSSI mengabarkan perkembangannya dan melakukan aksi yang serius terhadap hal ini.

“Oleh karenanya, penghentian ini juga tak lepas dari koordinasi kami dengan FIFA dan AFC,” katanya.