PSBB Jilid II, IHSG Dibuka Menguat 43 Poin

PSBB Jilid II, IHSG Dibuka Menguat 43 Poin

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 43 poin atau 0,86 persen ke posisi 5.060,02 pada sesi prapembukaan, yang hanya diikuti anggota indeks LQ45, Senin (14/9/2020).

IHSG dinilai bakal menguji ketangguhannya pada perdagangan hari pertama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Jakarta jilid kedua.

Pada pekan lalu, IHSG tidak mampu menahan sentimen rencana penerapan PSBB yang diumumkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Rabu malam (9/9/2020).

Laju indeks harus kembali meninggalkan level 5.000 setelah bertahan sejak 8 Juli 2020 setelah amblas 5,009 persen ke level 4.891,461 pada sesi Kamis (10/9/2020). Sehari kemudian indeks berbaling menguat 2,56 persen atau 125,25 poin ke level 5.016,712

Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan pelaku pasar akan mencermati perkembangan penerapan PSBB total. Apabila diterapkan secara ketat, kebijakan itu akan mengganggu pemulihan ekonomi yang sedang terjadi.

“Bila dana asing masih mengalir keluar dan nilai tukar rupiah masih melemah pelaku pasar perlu berhati-hati akan peluang koreksi lebih dalam,” paparnya, Minggu (13/9/2020).

Hans menyebut pasar saham terlihat akan sangat berhati-hati memasuki PSBB pada Senin (14/9/2020). Pasar menurutnya berpeluang konsolidasi cenderung melemah pekan depan dengan perkiraan support di level 4.878 sampai 4.712 dan resistance 5.084 sampai 5.256.

“Pelaku pasar lebih baik melakukan penjualan lebih dahulu ketika pasar menguat untuk mengantisipasi dampak negatif penerapan PSBB total pada perekonomian,” paparnya.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama menjelaskan bahwa berdasarkan rasio fibonacci, IHSG diperkirakan akan bergerak di rentang support atau level yang membatasi penurunan harga di level 4.778,71 hingga 4.865,27.

Sementara itu, resistance pertama kedua memiliki kisaran 5.097,14 hingga 5.172,37.

Nafan menyebut berdasarkan indikator teknikal, IHSG berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini. (Jo)