PSBB Jakarta: Pegawai Swasta & ASN Masuk Kantor Dibatasi 25%

PSBB Jakarta: Pegawai Swasta & ASN Masuk Kantor Dibatasi 25%
Ilustrasi (Foto/Setkab)

JAKARTA, SENAYANPOST.com - PSBB secara ketat akan diberlakukan mulai Senin (14/9/2020) esok. Salah satu yang diatur dalam PSBB itu yakni kantor swasta wajib membatasi karyawan yang masuk ke kantor sebesar 25 persen selama pemberlakuan PSBB di Jakarta.  

"Lalu terkait dengan perkantoran swasta yang masuk dalam kategori non-esensial, pimpinan wajib mengatur mekanisme bekerja dari rumah untuk pegawai. Bila harus kerja di kantor, wajib membatasi 25 persen," jelas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Minggu (13/9/2020).

Nah, selama PSBB, untuk kantor pemerintahan di zona dengan risiko tinggi, pegawai diperbolehkan masuk kantor dengan jumlah maksimal 25 persen dari pegawai.  

"Jakarta dalam 2 pekan ke depan mengizinkan ASN 25 persen, sesuai peraturan Menteri PAN-RB. Adapun para pimpinan berhak melakukan penyesuaian misalnya terkait kebencanaan, penegakan hukum dan lainnya," jelas Anies.  

Dia menjelaskan, fokus Pemprov DKI saat ini adalah arena perkantoran baik pemerintah maupun swasta. Sebab, saat ini banyak klaster corona berada di wilayah perkantoran.  

Oleh sebab itu, ia mengajak pimpinan kantor baik swasta maupun pemerintahan untuk mengajak pegawainya agar disiplin mentaati protokol corona.  

"Dengan kewajiban pimpinan mengatur pegawai, harapannya kita bisa menekan kasus yang ada di area perkantoran," ujar Anies.