PSBB Dimulai, Daftar 27 Tempat Wisata Publik di DKI Jakarta Ditutup Sementa

PSBB Dimulai, Daftar 27 Tempat Wisata Publik di DKI Jakarta Ditutup Sementa
Ancol

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Pemprov DKI Jakarta menutup 27 tempat wisata yang berada di bawah koordinasinya mulai hari ini Senin, 14 September 2020 yakni berlakunya PSBB sampai dengan batas waktu yang belum ditetapkan.

Berdasarkan data dari Pemprov DKI Jakarta dalam akun media sosial twitternya @DKIJakarta, Minggu, 13 September 2020, penutupan tersebut seiring diterapkannya kembali kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar alias PSBB.

Tempat wisata publik yang dikelola Pemprov DKI itu, ditutup sementara untuk melindungi warga dari risiko tertular Corona Virus Desease 2019 (Covid-19).

Akun tersebut juga menerangkan bahwa selama proses penutupan akan dilakukan pembersihan di area wisata tersebut.

Dalam dokumen yang diunggah oleh akun tersebut, 27 jenis objek wisata yang akan ditutup mulai Senin mendatang, yakni:

1. Kawasan Monas;

2. Pusat Budaya Betawi Setu Babakan;

3. Lab Tari dan Karawitan Condet;

4. Taman Benyamin Sueb;

5. Wayang Orang Bharata;

6. Kelompok sandiwara Miss Tjitjih;

7. Gedung latihan kesenian di lima wilayah kota;

8. Gedung Kesenian Jakarta yang merupakan gedung pertunjukan tertua di Jakarta;

9. Museum Sejarah Jakarta;

10. Museum Taman Prasasti;

11. Museum MH Thamrin;

12 Museum Seni Rupa dan Keramik;

13. Museum Tekstil;

14. Museum Wayang;

15. Museum Bahari;

16. Museum Joang '45;

17. Ancol;

18. Kawasan Kota Tua;

19. Taman Margasatwa Ragunan;

20. Anjungan DKI di TMII;

21. Planetarium Jakarta;

22. Taman Ismail Marzuki yang masih renovasi;

23. Pulau Cipir;

24. Pulau Kelor;

25. Pulau Onrust;

26. Tugu Proklamasi;

27. Wayang Orang Bharata.

Langkah penutupan 27 objek wisata yang ada di DKI Jakarta bukan pertama kalinya terjadi. Pertengahan Maret 2020 lalu, lokasi-lokasi tersebut ditutup untuk menekan laju penularan Covid-19 dan dibuka kembali saat PSBB Transisi.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan kembali pemberlakuan kebijakan PSBB, yakni mulai Senin 14 September 2020. Pemberlakuan tersebut didorong oleh data kasus Covid-19 yang menunjukkan kondisi Jakarta makin mengkhawatirkan.