Hukum

Proses Evakuasi Korban di Nduga Diwarnai Kontak Senjata dengan KKB

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Komandan Korem 172/Praja Vira Yakthi (PVY) Kolonel Inf. Binsar Sianipar mengatakan, pasukan gabungan TNI dan Polri melakukan kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua, Kamis (6/12).

Kejadian itu berlangsung ketika personel gabungan sedang melakukan evakuasi korban pembunuhan pekerja proyek Trans Papua yang terletak di distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua.

“Tadi dilaporkan dari Yigi ke Mbua personel yang lakukan evakuasi masih diganggu oleh kelompok bersenjata dan sekarang masih mengalami kontak tembak,” kata Binsar dalam keterangan yang dipublikasikan oleh Penerangan Kodam XVII Cendrawasih, Kamis (6/12).

Dia menjelaskan bahwa hari ini (6/12) pasukan gabungan akan berfokus pada pencarian dan evakuasi korban para pekerja yang diduga masih belum ditemukan.

Pihaknya akan menambah 20 personel tambahan dan beberapa peralatan penunjang untuk membantu evakuasi korban di wilayah tersebut.

“Termasuk kantong jenazah kemudian juga ada beberapa alat elektronik yang dibutuhkan selama proses evakuasi di sana termasuk kita bawa operator beko, untuk nanti menyiapkan landasan, untuk kesiapan helikopter nanti,” ujarnya.

Binsar berharap tim gabungan TNI-Polri dapat semakin banyak menemukan para korban, baik yang selamat maupun yang sudah meninggal di lokasi penembakan tersebut.

Nantinya, kata dia, para korban itu akan langsung dievakuasi dan diterbangkan menuju wilayah Timika, Papua.

“Langsung ke Timika, nanti disambut oleh bapak Panglima TNI dan Pak Wakapolri di sana dengan Kepala Staf Angkatan Darat,” ujarnya.

Sebelumnya, data yang dihimpun oleh TNI saat ini terdapat 16 orang warga sipil yang meninggal dunia dan 15 warga sipil yang berhasil selamat dalam insiden tersebut.

Pagi ini, pihak TNI-Polri turut menemukan tiga orang korban selamat saat melakukan penyisiran di lokasi tersebut. Korban selamat itu diketahui bernama Johny Arung, Tarki dan Mateus. Ketiga korban selamat itu diduga berasal dari pekerja PT Istaka Karya.

“Sedangkan korban dari pihak TNI-Polri ada 1 orang prajurit TNI gugur [meninggal dunia] dan dua luka tembak [1 TNI , 1 Polri],” kata Wakil Kepala Penerangan Kodam XII/Cendrawasih, Letkol Infanteri Dax Sianturi.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close